Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out
Tampilkan postingan dengan label Irfan Bachdim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Irfan Bachdim. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Januari 2011

Pocari Sweat Jadikan Irfan Bachdim Role Model

Senin, 31 Januari 2011
0 komentar
Tahun ini Pocari Sweat menggelar ajang Futsal Championship 2011 pada tanggal 29 Januari - 1 Mei 2011. Pertandingan futsal antar SLTA ini akan berlangsung di 10 kota di Indonesia untuk memperebutkan piala bergilir Menpora dan hadiah tunai Rp200 juta.

Yang menarik dari ajang turnamen futsal ini adalah, Pocari Sweat menggandeng Irfan Bachdim sebagai ‘role model’. Irfan sebagai salah satu atlet muda berbakat Indonesia diharapkan menjadi ‘role model’ yang tepat.

“Saya sangat mendukung acara ini. Karena memberikan wadah yang positif bagi anak-anak muda Indonesia. Saya berharap ini dapat memupuk fair play dan disiplin,” ujar Bachdim.

Menurut Product Marketing Manager Pocari Sweat, R. Suhendar, dengan penyelenggaraan turnamen futsal ini, diharapkan dapat memicu semangat anak-anak Indonesia untuk mengembangkan bakatnya dan terus berprestasi dalam bidang olahraga.

Irfan bahkan menambahkan, dirinya akan berusaha hadir dalam pertandingan yang digelar, untuk memacu semangat anak-anak muda, meski tidak setiap pertandingan dapat dia ikuti.

“Saya akan menyesuaikan jadwal dengan klub. Kalau memang memungkinkan, saya akan datang memberi dukungan pada anak-anak yang berlaga di ajang ini,” imbuh pemain yang pernah ditolak dua kali oleh klub Indonesia.

Ketika disinggung mengenai durasi kontrak dan berapa nominalnya, Irfan enggan memberitahu dan terlihat menutup-nutupi. “Masalah kontrak itu urusan manager saya,” tutupnya singkat.

Pada kesempatan ini, Irfan juga enggan memberikan komentar mengenai tidak terpilihnya dia dalam skuad Timnas merah putih. Menurut Irfan, untuk saat ini dia hanya fokus untuk membelanya klubnya, Persema, di Liga Primer Indonesia.

read more

Rabu, 12 Januari 2011

Irfan Bachdim Sedih Ditinggal Jennifer

Rabu, 12 Januari 2011
0 komentar
Striker tim nasional Indonesia Irfan Bachdim mengakui dirinya sangat sedih karena ditinggal pulang kekasihnya, Jennifer Kurniawan.

Jennifer, model yang kerap berpose ‘panas’, segera kembali ke Jerman setelah menghabiskan beberapa minggu di Indonesia untuk mendukung Irfan secara langsung pada ajang Piala AFF 2010, Desember lalu.

Inilah yang membuat bomber Persema Malang bersedih, bahkan sampai menggambarkannya dengan kalimat, “hari paling sulit dalam hidup saya”. Ya, begitulah bunyi status Twitter Irfan beberapa jam lalu.

Kepulangan Jennifer tak lain adalah guna menyelesaikan sejumlah kontrak. Saat diwawancarai sebuah televisi nasional, si cantik nan seksi ini mengaku setelah pekerjaannya rampung akan kembali ke Indonesia dan menyatakan tertarik berkarir di sini.

Jennifer adalah kakak dari rekan setim Irfan di Persema, Kim Kurniawan. Dia punya darah Indonesia dari ayahnya.

read more

Sabtu, 08 Januari 2011

Persema Gulung Solo FC

Sabtu, 08 Januari 2011
0 komentar
Persema langsung berpesta di laga pembuka Liga Primer Indonesia. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Manahan Solo kemarin, tim berjuluk Laskar Ken Arok tersebut membantai tuan rumah Solo FC dengan skor telak 5-1.

Dua dari lima gol Persema disarangkan Irfan Bachdim di menit 26 dan 40. tiga gol lainnya dilesakkan Jaya Teguh Angga pada menit 19, Robbi Gaspar (47), serta M Kamri (70). Satu-satunya gol balasan Solo FC dicetak Yunet Hardiyanto pada menit 77.

Di babak pertama, tim besutan Timo Scheuneman tersebut sudah unggul empat gol. Dominasi Persema sangat terasa sejak kick off pertandingan dimulai. Barisan tengah yang dimotori Robbie Gaspar dan sang kapten Bima Sakti mampu mendikte permainan tuan rumah. Keroposnya lini belakang Solo FC juga membuat barisan depan Persema leluasa mengoyak gawang Ryan Budi Setyawan.

Irfan Bachdim sangat leluasa menyarangkan bola karena longgarnya pengawalan pemain lawan. Begitu juga dengan gol-gol lainnya. Sedangkan, gol balasan Solo FC lebih disebabkan blunder penjaga gawang Sukasto.

Melihat perbandingan materi kedua tim, kualitas Solo FC memang satu tingkat di bawah Persema. Pada pertandingan kemarin, Solo FC murni mengandalkan amunisi domestik. Dua pemain asal Australia masing-masing kiper Alexander Vrteski dan gelandang David Milchesky belum bisa turun bertanding karena alasan administrasi. Selain itu, pelatih berpaspor Serbia Branko Babic juga tidak terlihat di bangku cadangan Solo FC.

Kondisi ini jauh berbeda dengan kubu Persema. Di laga kemarin, Timo Scheuneman menurunkan tiga pemain asingnya sejak menit awal. Mereka adalah Robbie Gaspar, Ngon Mamoun, serta Seme Patrick. Termauk bintang baru mereka Irfan Bachdim. Sedangkan, Kim Jeffrey Kurniawan baru dimasukkan di menit 56 menggantikan Ngon Mamoun.

Asisten pelatih Solo FC Hong Widodo meminta pasukannya tidak terlalu larut dalam kesedihan. Sebaliknya, berbagai pelajaran yang didapat dari pertandingan ini harus menjadi motivasi untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.

"Kekuatan tim kami menjadi pincang setelah pemain asing belum bisa diturunkan. Akan tetapi, kami memberikan apresiasi kepada para pemain. Mereka telah berusaha menampilkan seluruh kemampuannya. Selain itu, para pemain kami juga sangat percaya diri meskipun lawan yang dihadapi diperkuat pemain-pemain asing," jelasnya.

Manajer Solo FC Totok Supriyanto menambahkan, saat ini izin bekerja pemain asing dan pelatih sedang diurus. Pihaknya berharap dalam laga berikutnya mereka sudah bisa membela tim.

Terpisah, Pelatih Persema Timo Scheuneman mengatakan, kemenangan merupakan modal berharga. Pasukannya bisa mendominasi pertandingan karena permainan tuan rumah gembos setelah para pemain asingnya tidak bisa tampil.

"Saya yakin, setelah Solo FC diperkuat pemain-pemain asing, kualitasnya akan jauh berbeda. Sebab, para pemain muda yang dimiliki mereka juga sangat berpotensi," uajrnya.

read more

Minggu, 26 Desember 2010

Starting XI, Irfan Serahkan ke Pelatih

Minggu, 26 Desember 2010
0 komentar
Dua gol yang berhasil dikoleksi Irfan Bachdim bukan jaminan posisinya sebagai ujung tombak Timnas Indonesia aman.

Indonesia bakal melakoni leg pertama final AFF Suzuki Cup, nanti malam. Irfan, yang menjadi idola baru masyarakat Indonesia tak mau sesumbar terkait posisinya di lini depan.

Pemain blasteran Indonesia-Belanda ini memang menjadi pilihan utama pelath Alfred Riedl selama babak penyisihan grup. Namun, di semifinal kedua kontra Filipina, posisi Irfan digantikan Yongky Aribowo.

Irfan pun tak mau terlalu ambisius merebut tempat utama sebagai tandem Christian Gonzales. Dia menyerahkan semuanya kepada pelatih.

"Saya fit dan siap dan ingin tampil di final. Tapi, saya juga tahu keputusan main atau tidak ada di tangan pelatih. Di laga terakhir pelatih memutuskan memasang Yongky dan Gonzales, kita lihat apa yang terjadi besok (hari ini-red)," ujarnya, seperti dilansir situs resmi AFF, Minggu (26/12/2010).

"Sebagai pemain, yang saya lakukan hanya kerja keras sepanjang latihan dan menunjukkan komitmen kepada tim. Tentu, kami harus menunjukkan kepada pelatih seberapa besar keinginan untuk dimainkan," imbuh pemain 22 tahun.

Selain Yongky dan El-Loco, Riedl masih memiliki Bambang Pamungkas sebagai pilihan di lini depan. Senada dengan Irfan, Bepe juga menyerahkan keputusan starting line-up kepada pelatih.

"Pelatih punya strategi sendiri, jadi kami hanya harus menunjukkan kemampuan terbaik saat latihan dan pertandingan di mana kami dimainkan," pungkas striker milik Persija Jakarta.

read more

Jumat, 24 Desember 2010

Irfan Bachdim Wallpaper..! (-3-)

Jumat, 24 Desember 2010
0 komentar
Nih, Wallpaper striker timnas indonesia irfan haarys bachdim....klik untuk memperbesar!

Lihat Juga : Irfan Bachdim Wallpaper..!
                  Irfan Bachdim Wallpaper..! (-2-)
                  Irfan Bachdim Wallpaper..! (-4-)
                  Wallpaper!

read more

Rabu, 22 Desember 2010

Andi Mallarangeng: Irfan Bachdim Asli Indonesia

Rabu, 22 Desember 2010
0 komentar
Jangan sampai salah kaprah. Irfan Bachdim adalah murni pemain Timnas yang berkewarganegaraan Indonesia, memiliki paspor Indonesia.

Irfran, status kewarganegaraannya, tidak sama seperti El Loco Gonzales yang semula berkewarganegaraan Uruguay kemudian menjadi warga negara Indonesia melalui proses naturalisasi. Irfan juga berbeda dengan Kim Kurniawan soal status kewarganegaraannya.

Kim, sebelumnya tercatat sebagai warga negara Jerman, kemudian dinaturalisasi menjadi warga negara Indonesia.

Hal ini ditegaskan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, saat ditemui khusus oleh tribunnews, Jumat, 19 Desember lalu sebelum mengikuti rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden.

"Irfan Bachdim, bukan naturalisasi. Dia adalah warga negara Indonesia, berpaspor Indonesia. Lahir, besar di luar negeri, latihan di luar negeri, dan sekarang pulang kampung membela Indonesia," kata Andi Mallarangeng.

Kebijakan naturalisasi, kata Andi, adalah kebijakan pemerintah yang dilakukan kepada para atlit-atlit berprestasi di luar negeri dan ingin menjadi warga negara Indonesia. Oleh karena itu, Kim Kurniawan, yang sebelumnya berkewarganegaraan Jerman, kemudian dinaturalisasi menjadi warga negara Indonesia.

"Kim Kurniawan itu, kakeknya orang Indonesia, bapaknya orang Indonesia. Cuma kemudian, Kim menjadi warga negara Jerman (kini sudah dinaturalisasi). Kalau Irfan Bachdim dia adalah warga negara Indonesia, berpaspror Indonesia," Andi menandaskan.

Saat itu, Andi Mallarangeng juga menjelaskan, kementeriannya bekerjasama dengan kementerian luar negeri, memantau para atlet-atlet dari cabang olahraga lain, termasuk para pemain sepakbola, di luar negeri yang dianggap berprestasi.

Bila dianggap berbakat, bisa berprestasi, kemudian ditanyakan, apakah yang bersangkutan mau dinaturalisasi, menjadi warga negara Indonesia, pindah dari kewarganegaraan sebelumnya. Naturalisi, tidak berlaku, bila ada atlet atau pemain sepakbola di luar negeri, memang sudah secara resmi berkewarganegaraan Indonesia.

read more

Irfan Bachdim Diklaim Malaysia !!!

0 komentar

Perang antara suporter Tim nasional Indonesia dan Malaysia di dunia maya jelang laga final piala AFF 2010 semakin panas. Ejekan yang berbau SARA pun jadi senjata masing-masing kubu untuk melakukan intimidasi.

Seperti adu komentar di sebuah website forum komunitas online www.topix.com. "Perang" di forum ini benar-benar sarat ocehan saling hujat. Sebuah posting dari seorang member bahkan dikomentari sampai 1.228 orang. Betapa tidak, posting ini memang memacu kubu suporter Indonesia untuk bereaksi. Posting itu berbunyi "irfan bachdim asli malaysia".

Posting "irfan bachdim asli malaysia" itu sebenarnya sudah dikirim pada 7 Desember lalu, beberapa hari setelah Indonesia berhasil mencukur Malaysia dengan skor telak 5-1 pada 1 Desember lalu. Pengirim pertama bernama akun Haikal. Anehnya Haikal mengaku sebagai warga negara Indonesia. "SAYA ORANG INDONESIA. DAN SAYA MENGAKU JIKALAU IRFAN BACHDIM SEBENARNYA ORANG MALAYSIA. . DIA PERNAH MOHON JADI WARGA NEGARA MALAYSIA. NAMUN DITOLAK MENTAH2 SAMA MALAYSIA," tulis Haikal.

Sontak saja posting ini langsung mendapat banyak tanggapan. Member yang mengaku dari Malaysia pun mengomentarinya. "Baguslah ind** akhirnya cakap jujur!," tulis Saffar.

Saling balas komentar pun terus berlanjut. Member yang mengaku sebagai suporter Indonesia angkat bicara. mereka menuding kubu Malaysia sebagai negara tukang klaim yang sering mengakui sesuatu yang berasal dari Indonesia. Sampai-sampai Irfan Bachdim yang jelas-jelas berdaraha asli Indoensia diklaim oleh kubu lawan.

Komentar atau posting yang ditulis di forum ini tidak bisa dipertanggungjawabkan. Para membernya pun tak jelas. Bisa jadi posting pertama dari Haikal itu hanya ulah orang iseng saja.

read more

Jumat, 17 Desember 2010

Photo : Indonesia vs Filipina 1st Leg

Jumat, 17 Desember 2010
0 komentar























Nih, foto-foto dari pertandingan semifinal leg pertama AFF Suzuki Cup 2010....klik untuk memperbesar!
Lihat Juga : Photo : Indonesia vs Filipina 2nd Leg

read more

Kamis, 16 Desember 2010

Irfan Bachdim Wallpaper..! (-2-)

Kamis, 16 Desember 2010
0 komentar
1024 x 768

1280 x 800
Nih, Wallpaper striker timnas indonesia irfan haarys bachdim....klik untuk memperbesar!
Baca Juga : Irfan Bachdim Wallpaper..!
                  Irfan Bachdim Wallpaper..! (-3-)
                  Irfan Bachdim Wallpaper..! (-4-)
                  Wallpaper!

read more

Kamis, 09 Desember 2010

Irfan Bachdim Wallpaper..!

Kamis, 09 Desember 2010
0 komentar
Klik untuk memperbesar!

Baca Juga : Irfan Bachdim Wallpaper..! (-2-)
                  Irfan Bachdim Wallpaper..! (-3-)
                  Irfan Bachdim Wallpaper..! (-4-)
                  Wallpaper!

read more

Garuda Sempurna!

0 komentar
Setelah melumat dua lawan sebelumnya, Malaysia (5-1) dan Laos (6-0), Tim Merah Putih kembali mengantongi poin tiga atas Thailand (2-1) pada laga terakhir penyisihan Grup A AFF Cup di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa 7 Desember 2010.

Indonesia tertinggal lebih dulu melalui gol Thailand yang dicetak Suree Sukha (68). Namun, Bambang Pamungkas menjadi inspirator kemenangan Garuda berkat dua golnya melalui titik putih (81’ dan 89').

Seperti dijanjikan sebelumnya, pelatih Alfred Riedl melakukan rotasi pemain lantaran Indonesia dipastikan lolos ke semifinal AFF Cup. Sejumlah punggawa seperti Firman Utina, Ahmad Bustomi, dan bek tengah Hamka Hamzah. Riedl akhirnya memasukkan Muhammad Robby, Tony Sucipto dan Eka Ramdani sebagai starter.

Namun, rotasi ini cukup berpengaruh terhadap permainan Tim Garuda. Markus Haris Maulana dkk terlihat kurang aktif menyerang. Sejak menit awal, justru beberapa kali gawang Markus mendapat ancaman para pemain Thailand.

Tanpa kehadiran Firman Utina, duet Irfan Bachdim dan Christian Gonzalez di lini depan tak mendapat aliran bola. Gonzalez beberapa kali harus turun untuk menjemput bola.

Tim besutan Bryan Robson pun mendominasi hampir sepanjang babak pertama. Namun, hingga turun minum kedudukan imbang tanpa gol tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, kedua tim meningkatkan tempo serangan. Thailand nyaris unggul di menit 60 ketika Kirati Keawsombut menceploskan bola ke gawang Markus. Namun, wasit menganulir gol lantaran off side.

Tim Gajah Putih terus memborbardir pertahanan Merah Putih. Alhasil. Mereka unggul lebih dulu di menit 68. Adalah bek Suree Sukha yang membawa Thailand unggul setelah menerima umpan dari sisi kiri.

Indonesia mendapat peluang emas di menit 77. Arif Suyonon memanfaatkan kesalahan kiper Thailand. Namun, usahanya belum menemui sasaran.

Tertinggal satu gol ternyata tak menyurutkan semangat Tim Garuda. Terlebih, dukungan suporter di SUGBK tak pernah surut. Keputusan Riedl memasukkan Bambang Pamungkas yang menggantikan Irfan Bachdim terbukti jitu.

Bepe menyamakan kedudukan melalui titik 12 pas pada menit 81. Sebelumnya, usaha striker El Loco mengkonversi umpan Eka dilanggar bek Thailand. Dengan tenang, Bepe mampu memperdayai kiper Sinthaweechai.

Gol ini kian memompa semangat Bepe dkk. Ikon Persija nyaris menggandakan kedudukan andai sundulannya tak melebar di atas mistar gawang.

Pemain bernomor punggung 20 kemudian sukses memulangkan Tim Gajah Putih di menit 89. Lagi-lagi melalui tendangan penalti. Arif Suyono mencoba melepaskan tendangan ke gawang Thailand. Sayang, bola justru dihalau bek lawan dengan tangannya. Wasit pun kembali menghadiahi penalti.

Bepe yang masih ditunjuk sebagai eksekutor menjawab kepercayaan pelatih. Dia membawa Indonesia berbalik unggul 2-1 sekaligus memulangkan Thailand dari ajang sepakbola se Asia Tenggara.

Di laga lain, Malaysia mencukur Laos 5-1. Dengan demikian Malaysia berhak melenggang ke babak semifinal Piala AFF sebagai runner up Grup B.


Susunan Pemain:

Indonesia: 1-Markus Horison Maulana (g), 2-Mohammad Nasuha, 16-Muhammad Roby, 3-Zulkifli Syukur, 22-Muhammad Ridwan, 5-Maman Abdurahman (C), 6-Tony Sucipto, 8-Eka Ramdani, 10-Oktovianus Maniani, 17-Irfan Haarys Bachdim, 9-Christian Gonzales

Thailand: 18-Sinthaweechai Hathairattanakool (g), 2-Suree Sukha, 3-Nattahaphong Samana, 5-Suttinun Phukhom, 6-Nataporn Phanrit (C), 7-Datsakorn Thonglao, 10-Teerasil Dangda, 11-Rangsan Vivatchaichok, 20-Panupong Wongsa, 25-Kirati Keawsombut, 28-Naruphol Ar-Romsawa

read more

Kamis, 02 Desember 2010

Rio Ferdinand Ikut Komentari Kemenangan Indonesia

Kamis, 02 Desember 2010
1 komentar

Pertandingan sarat gengsi antara Indonesia versus Malaysia tak hanya menarik perhatian masyarakat kedua negara. Pemain dunia sekelas Rio Ferdinand bahkan mengkuti perkembangannya.

Bukan rahasia lagi, Manchester United memiliki jutaan penggemarnya di Indonesia. Tak heran jika para punggawa Setan Merah mengikuti perkembangan sepakbola Tanah Air.

Bek andalan United, Ferdinand, ikut pula mengomentari laga krusial antara Indonesia kontra Malaysia.

"Baru saja melihat Indonesia mengalahkan Malaysia 2-1. Fans saya di Indonesia pasti sangat senang saat ini," demikian pernyataan Ferdinand dalam akun twitternya di rioferdy5, saat jeda turun minum laga tersebut.

"Wow, sekarang sudah 3-1 untuk Indonesia," lanjut Ferdinand lagi, sesaat setelah M.Ridwan menjebol gawang Malaysia.

Indonesia akhirnya unggul 5 -1 atas musuh bebuyutannya, Malaysia, di pertandingan pertama penyisihan Grup A AFF Suzuki Cup 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (1/12/2010).

Setelah sempat dikejutkan gol Norshahrul Idlan bin Talaha di menit 18, Tim Merah Putih akhirnya bangkit melalui gol bunuh diri Mohamad Asrarudin (21), Christian Gonzalez (33), Muhammad Ridwan (55), Arif Suyono (80), Irfan Bachdim (90).

read more

Photo : Indonesia vs Malaysia

0 komentar
 

read more

Indonesia Ganyang Malaysia!

0 komentar
Timnas Indonesia merebut poin sempurna pada laga pertama di ajang AFF Cup 2010. Tim Merah Putih mengganyang Malaysia dengan skor telak 5-1, pada laga babak penyisihan Grup A, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu 1 Desember 2010 (1/12/2010).

Sempat tertinggal 0-1 setelah Malaysia mencetak gol pembuka, Merah Putih mampu berbalik unggul dengan mencetak lima gol balasan. Kemenangan ini membuat Indonesia menjadi pemuncak klasemen Grup A dengan poin tiga. Malaysia ada di posisi juru kunci, setelah Thailand dan Laos berbagi angka usai bermain 2-2 dilaga pembuka.

Pelatih Alfred Riedl memilih duet Christian Gonzalez dan Irfan Bachdim sebagai ujung tombak utama. Sementara Bambang Pamungkas terpaksa duduk di bangku cadangan. Firman Utina didapuk sebagai kapten sekaligus playmaker tim.

Kedua tim sama-sama langsung bermain terbuka sejak menit awal babak pertama. Bahkan, El Loco -julukan Gonzalez- langsung mencatatkan peluang emas. Dia lolos dari jebakan offside, dan tinggal berhadapan dengan kiper Sharbinee Ramli.

Malaysia merespon dengan membalas peluang melalui Subramaniam. Hanya peluang itu masih menyamping di kiri gawang Markus Horison. Permainan cepat Malaysia cukup merepotkan lini pertahanan Indonesia.

Pertahanan Merah Putih akhirnya jebol di menit 17. Pergerakan individu Moh Safee mampu mengecoh Hamka Hamzah, Safee menyodorkan bola kepada Norshahrul Idlan yang berdiri bebas. Tanpa kesulitan Idlan menceploskan bola ke kanan gawang Markus.

Keunggulan tim tamu hanya bertahan empat menit, setelah Indonesia bisa membalas gol dan menyamakan kedudukan. Berawal dari umpan silang Oktovianus Maniani kepada Irfan Bachdim, dengan cerdik irfan melepaskan bola tersebut sehingga bola malah membentur bek Malaysia, Asraruddin Putra.

Gol bunuh diri Putra tersebut cukup membangkitkan semangat juang Tim Garuda. Hasilnya, El Loco bisa membawa Indonesia unggul 2-1 di menit 31. Aksi Firman Utina yang bisa merebut bola dari pemain Malaysia, dilanjutkan dengan umpan kepada El Loco. Dengan cerdik striker naturalisasi asal Uruguay itu menggiring bola untuk mencari ruang tembak, sebelum melepaskan tendangan. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.

Indonesia memulai kick off babak kedua dengan langsung menekan pertahanan negeri Jiran. Gol cepat dicetak Indonesia melalui aksi M. Ridwan. Kerja sama satu dua Ridwan dengan Irfan Bachdim, barisan belakang Malaysia gagal membaca umpan Bachdim kepada Ridwan, yang langsung melepaskan tendangan.

Peluang emas diperoleh Bachdim. Sayatan Okto di sisi kiri lapangan dilanjutkan dengan umpan kepada Gonzalez. El Loco melihat pergerakan Bachdim di sebelah kanannya dan langsung menyodorkan bola kepada mitranya di lini depan tersebut. Sayang tendangan Bachdim masih ditahan kiper Ramli.

Indonesia akhirnya menambah gol melalui Arif Suyono yang masuk menggantikan M Ridwan. Umpan panjang diberikan Nasuha ke mulut gawang Malaysia dan salah diantisipasi bek lawan. Suyono yang berdiri bebas, tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang Malaysia.

Unggul dengan margin cukup besar, membuat Indonesia puas. Riedl menarik keluar Gonzalez dan memasukan Bambang Pamungkas dengan sisa lima menit pertandingan. Namun gol Indonesia belum selesai. Okto yang bermain brilian di sektor kirim melepaskan umoan silang ke mulut gawang. Bepe gagal memotong bola, tapi ada Bachdim yang bisa menyongsong datangnya bola.

Skor 5-1 menjadi hasil akhir pertandingan ini dan sekaligus menjadi modal penting Indonesia di pentas AFF Cup 2010.


Susunan Pemain:

Indonesia (4-4-2): 1-Markus Harison; 2-Mohammad Nasuha, 3-Zulkifli Syukur, 5-Maman Abdurahman, 23-Hamka Hamzah; 10-Oktovianus Maniani, 15-Firman Utina (c); 19-Ahmad Bustomi (6-Tony Sucipto 74'), 22-Muhamad Ridwan (14-Arif Suyono 74'); 9-Cristian Gonzales (20-Bambang Pamungkas) 17-Irfan Bachdim

Malaysia (4-4-2): 28-Mohd Sharbinee Allawee Bin Ramli; 4-Mohd Asrarudin Putra Bin Omar (2-Mohd Sabre Bin Mat Abu 80'), 6-Mohd Razman Bin Roslan (Mohamad Ashari Bin Samsudin 63'), 24-Mohamad Muslim Bin Ahmad, 27-Mohamad Fadhli Bin Mohd Shas; 8-Safiq Bin Rahim (Amar Bin Rohidan 63'), 16-Kunanlan Subramaniam, 17-Mohd Amri Bin Yahyah, 21-Mohd Aamirulhadi Bin Zainal; 9-Norshahrul Idlan Bin Talaha, 10-Mohd Safee Bin Mohd Sali

read more