Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out
Tampilkan postingan dengan label Timnas Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Timnas Indonesia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 November 2011

Daftar Pemain Timnas Indonesia Untuk Lawan LA Galaxy

Jumat, 25 November 2011
2 komentar
Gabungan pemain-pemain timnas U-23 dan timnas senior bakal melayani LA Galaxy AS, yang dimotori David Beckham. Sebanyak 21 pemain dipanggil bergabung. Dari jumlah itu, 11 pemain dipanggil dari tim nasional yang berlaga di ajang SEA Games lalu.


Sedangkan untuk pelatih dipercayakan juga pada Rahmad Darmawan yang menangani timnas di SEA Games 26. Dua pemain naturalisasi asal Pelita Jaya, Greg Nwonkolo dan Victor Igbonefo juga dipanggil bergabung.
Kedatangan Beckham cs dipromotori Mahaka Sports dan Brown Sports. Rencananya, Beckham dan rombongan Galaxy tiba di Jakarta 28 November 2011. Beckham dan rombongan akan melakukan meet and greet dan coaching clinic sebelum bertanding melawan timnas pada 30 November mendatang.

Inilah skuad timnas yang bakal menjajal kekuatan LA Galaxy;

Pelatih: Rahmat Darmawan

Timnas U-23: Kurnia Meiga, Andritany Adhriyasa, Diego Michiels, Abdul Rahman, Hasim Kipuw, Mahadirga Lasut, Egi Melgiansyah, Okto Maniani, Andik Vermansyah, Patrich Wanggai, Titus Bonai

Timnas Senior: Firman Utina, Ahmad Bustomi, M. Ridwan, Cristian Gonzales, Boaz Salossa, Hamka Hamzah, Bambang Pamungkas, Greg Nwonkolo, Victor Igbonefo, Zulkifli.

read more

Rabu, 30 Maret 2011

Lagi, Indonesia vs Turkmenistan Di Kualifikasi Piala Dunia 2014

Rabu, 30 Maret 2011
0 komentar
Hasil pengundian Kualifikasi Piala Dunia 2014 untuk region Asia, kembali mempertemukan Timnas Indonesia dengan Turkmenistan. Akankah kegagalan di Pra-Olimpiade terulang lagi?

Seperti dilansir Goal, Rabu (30/3/2011), laga putaran pertama dan kedua Kualifikasi Piala Dunia Brasil, untuk region Asia, akan berlangsung mulai Juni-Juli mendatang. Dua kali pertemuan pasukan Garuda dan Turkmenistan dijadwalkan di putaran kedua, pada 23 dan 28 Juli.

Pada laga Pra-Olimpiade, Garuda Muda takluk 1-3 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, kemudian kembali dibungkam 0-1 pada leg kedua di Turkmenistan. Tentunya, segenap pecinta sepakbola Tanah Air berharap Garuda Senior mampu mengepakkan sayapnya kembali di ajang Pra-Piala Dunia mendatang.

Ya, putaran pertama berlaku bagi negara-negara yang menghuni peringkat 28-43 di Asia. Sedangkan negara-negara yang menduduki peringkat 6-27 langsung ke putaran dua, kemudian akan ditambah negara-negara yang lolos dari putaran pertama, yang digelar 29-30 Juni (leg pertama) dan 3-4 Juli (leg kedua).

Sementara itu, kelima negara di peringkat teratas, yakni Jepang, Korea Selatan, Korea Utara, Australia, dan Bahrain otomatis lolos ke fase grup.

read more

Minggu, 26 Desember 2010

Sententia...!

Minggu, 26 Desember 2010
1 komentar
Indonesia don't need lasers to win 5-1 but malaysia NEED lasers JUST to win 3-0

GBK = Garuda Belum Kalah !!!!!!!!

Lasers and firewok? Malaysia..its not katy perry's concert

Apapun hasilnya.. NEGARA GW TETAP YG TERBAIK!!! I-N-D-O-N-E-S-I-A..!!!!!

 jadi pengen merantau cari ringgit di malaysia dengan jualan lesser, pasti jadi milyuner

#MalaysiaCheatLaser is no 1 on Trending Topic now. Let the world know the truth. :-)

Lbh baik kecewa krn cinta ini mah drpd kecewa ngeliat kegagalan pasukan GARUDA (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)

Gw sumpahin yg megang laser mencret2 sebulan.

Cemen

malaysia menang?? ooo tidak bisa...!

Ya allah tlg maafkan kslhn mayrakat dan pemain indonesia yg mgkn salah :) smoga saat di GBK kami bisa menang 5:1 lagi ...

Negara yg sukanya mencuri budaya kita.. Baru sekali menang aja bangga.. kita liat aja tgl29 di GBK!!

Hahahahahaha pertandingan slsai, tetangga pd keluar rumah dan pd kesel (˘_˘")

what if #malaysiacheatlaser jd topik talkshow d sluruh dunia? pasti seru.

Gara2 komentatornya td sering bilang "sayap", gue sekarang jadi mesen kiefsi..

Setidaknya Indonesia kalah secara terhormat. Drpda menang secara tidak terhormat. Lain kali kalo tanding yg sportif dong Malon :) ahaha

Malu sih Malaysia menang karna kecurangan. Najis amat woy picik. Kalo tandingnya di GBK aja, abis tuh suporter Malay. Faaakk

Pak esbeye,, tolong kirimkan truk" sedot tinja ke malaysia skrg juga....

Gapapa kalah, tp kalah krn kcurangan adalah menang

Mau gmn pun juga, Indonesia itu saya, saya harus mendukung Indonesia. Ayo timnas!

Laser udah jd bukti MENTAL MALAYSIA LEMBEK

Malaysian Idiots - Green Day

Main laser di stadion. Ini stadion bukan tempat dugem.

LOOSERS USE LASER

@justinbieber: Just heard about the AFF Cup. What Malaysians did is really shameful. Unfair.

ini semua berasal dari twitter,,jangan lupa follow twitter ane di http://twitter.com/princeari__

read more

Update Skor : Indonesia vs Malaysia, Final Piala AFF 2010 Leg 1

0 komentar
Ane puasa update skor dulu!!
Lagi kesel banget ama yang namanya Malaysia..!
Malaysia emang b0k3p...!!!!!!
Beraninya pake laser..!!!!!
Ane sumpahin yang nyorot laser mencret2 sebulan...!!!!
Sampai jumpa di senayan....ntar ane bawain Molotov + Lampu Sorot.....!!!!

read more

Starting XI, Irfan Serahkan ke Pelatih

0 komentar
Dua gol yang berhasil dikoleksi Irfan Bachdim bukan jaminan posisinya sebagai ujung tombak Timnas Indonesia aman.

Indonesia bakal melakoni leg pertama final AFF Suzuki Cup, nanti malam. Irfan, yang menjadi idola baru masyarakat Indonesia tak mau sesumbar terkait posisinya di lini depan.

Pemain blasteran Indonesia-Belanda ini memang menjadi pilihan utama pelath Alfred Riedl selama babak penyisihan grup. Namun, di semifinal kedua kontra Filipina, posisi Irfan digantikan Yongky Aribowo.

Irfan pun tak mau terlalu ambisius merebut tempat utama sebagai tandem Christian Gonzales. Dia menyerahkan semuanya kepada pelatih.

"Saya fit dan siap dan ingin tampil di final. Tapi, saya juga tahu keputusan main atau tidak ada di tangan pelatih. Di laga terakhir pelatih memutuskan memasang Yongky dan Gonzales, kita lihat apa yang terjadi besok (hari ini-red)," ujarnya, seperti dilansir situs resmi AFF, Minggu (26/12/2010).

"Sebagai pemain, yang saya lakukan hanya kerja keras sepanjang latihan dan menunjukkan komitmen kepada tim. Tentu, kami harus menunjukkan kepada pelatih seberapa besar keinginan untuk dimainkan," imbuh pemain 22 tahun.

Selain Yongky dan El-Loco, Riedl masih memiliki Bambang Pamungkas sebagai pilihan di lini depan. Senada dengan Irfan, Bepe juga menyerahkan keputusan starting line-up kepada pelatih.

"Pelatih punya strategi sendiri, jadi kami hanya harus menunjukkan kemampuan terbaik saat latihan dan pertandingan di mana kami dimainkan," pungkas striker milik Persija Jakarta.

read more

Riedl Bandingkan SUGBK dan Bukit Jalil

0 komentar
Tak dipungkiri jika rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dinilai kurang layak untuk menggelar pertandingan sepakbola. Pelatih Tim Garuda, Alfred Riedl, pun mencoba membandingkannya dengan rumput di Stadion Nasional Bukit Jalil.

Firman Utina dkk berkesempatan menjajal stadion terbesar di Malaysia sebelum menggelar final AFF Suzuki Cup. Riedl puas dengan kualitas rumput stadion berkapasitas 110 ribu penonton.

"Wartawan Indonesia harus mengambil foto lapangan di Kuala Lumpur dan menunjukkannya kepada mereka yang berwenang atas lapangan di Jakarta. Rumput di sini bagus, inilah yang seharusnya ada di lapangan nasional," cetusnya, seperti disitat situs resmi AFF, Minggu (26/12/2010).

SUGBK belakangan ini memang menjadi stadion multi-fungsi. Beberapa kali stadion yang dibangun pada 1958 ini digunakan untuk kampanye politik serta konser musik.

Ternyar, konser grup metal asal Inggris, Iron Maiden, juga bakal menggelar konser di GBK. Iron Maiden dijadwalkan akan menyapa penggemarnya di Stadion Gelora Bung Karno pada 17 Februari dan di Garuda Wisnu Kencana, Bali pada 20 Februari tahun depan. Timnas sepak bola Indonesia pun rencananya turut diundang nonton konser bersejarah tersebut.

read more

Riedl: Malaysia Tertekan

0 komentar
Malaysia dituntut membalas kekalahan dari Indonesia di babak penyisihan grup AFF Suzuki Cup beberapa waktu lalu. Kondisi inilah yang diyakini pelatih Tim Garuda Alfred Riedl bakal membuat Harimau Malaya lebih tertekan.

Selain itu, tuntutan publik Malaysia yang meminta tim besutan Rajagopal tampil impresif menambah beban para pemain. Sebaliknya, Riedl justru lebih santai jelang laga final leg pertama, nanti malam.

"Saya yakin pertandingan besok (hari ini-red) tekanan ada di Malaysia karena mereka tampil kandang dan mencari keuntungan," tandas Riedl usai latihan di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Sabtu (25/12/2010).

"Tampil di hadapan publik sendiri, mereka dituntut main bagus dan akan lebih tertekan dibanding kami," lanjutnya, seperti dilansir situs resmi AFF, Minggu (26/12/2010).

Hal senada juga diungkapkan striker blesteran Belanda-Indonesia, Irfan Bachdim. "Melawan Malaysia akan menjadi pertandingan berat dan berbeda dengan laga sebelumnya. Mereka telah berubah dan akan lebih siap menghadapi kami," tuntasnya.

Leg kedua final kejuaraan sepakbola se-Asia Tenggara bakal dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, 29 Desember mendatang.

read more

Jumat, 24 Desember 2010

Wallpaper Markus Horison..!

Jumat, 24 Desember 2010
0 komentar
1024 x 768


1280 x 800
 Nih dia, Wallpaper kiper andalan Timnas Indonesia, siapa lagi kalau bukan Markus Horison a.k.a Markus Haris Maulana........klik untuk memperbesar!

read more

Irfan Bachdim Wallpaper..! (-3-)

0 komentar
Nih, Wallpaper striker timnas indonesia irfan haarys bachdim....klik untuk memperbesar!

Lihat Juga : Irfan Bachdim Wallpaper..!
                  Irfan Bachdim Wallpaper..! (-2-)
                  Irfan Bachdim Wallpaper..! (-4-)
                  Wallpaper!

read more

Rabu, 22 Desember 2010

Andi Mallarangeng: Irfan Bachdim Asli Indonesia

Rabu, 22 Desember 2010
0 komentar
Jangan sampai salah kaprah. Irfan Bachdim adalah murni pemain Timnas yang berkewarganegaraan Indonesia, memiliki paspor Indonesia.

Irfran, status kewarganegaraannya, tidak sama seperti El Loco Gonzales yang semula berkewarganegaraan Uruguay kemudian menjadi warga negara Indonesia melalui proses naturalisasi. Irfan juga berbeda dengan Kim Kurniawan soal status kewarganegaraannya.

Kim, sebelumnya tercatat sebagai warga negara Jerman, kemudian dinaturalisasi menjadi warga negara Indonesia.

Hal ini ditegaskan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, saat ditemui khusus oleh tribunnews, Jumat, 19 Desember lalu sebelum mengikuti rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden.

"Irfan Bachdim, bukan naturalisasi. Dia adalah warga negara Indonesia, berpaspor Indonesia. Lahir, besar di luar negeri, latihan di luar negeri, dan sekarang pulang kampung membela Indonesia," kata Andi Mallarangeng.

Kebijakan naturalisasi, kata Andi, adalah kebijakan pemerintah yang dilakukan kepada para atlit-atlit berprestasi di luar negeri dan ingin menjadi warga negara Indonesia. Oleh karena itu, Kim Kurniawan, yang sebelumnya berkewarganegaraan Jerman, kemudian dinaturalisasi menjadi warga negara Indonesia.

"Kim Kurniawan itu, kakeknya orang Indonesia, bapaknya orang Indonesia. Cuma kemudian, Kim menjadi warga negara Jerman (kini sudah dinaturalisasi). Kalau Irfan Bachdim dia adalah warga negara Indonesia, berpaspror Indonesia," Andi menandaskan.

Saat itu, Andi Mallarangeng juga menjelaskan, kementeriannya bekerjasama dengan kementerian luar negeri, memantau para atlet-atlet dari cabang olahraga lain, termasuk para pemain sepakbola, di luar negeri yang dianggap berprestasi.

Bila dianggap berbakat, bisa berprestasi, kemudian ditanyakan, apakah yang bersangkutan mau dinaturalisasi, menjadi warga negara Indonesia, pindah dari kewarganegaraan sebelumnya. Naturalisi, tidak berlaku, bila ada atlet atau pemain sepakbola di luar negeri, memang sudah secara resmi berkewarganegaraan Indonesia.

read more

Irfan Bachdim Diklaim Malaysia !!!

0 komentar

Perang antara suporter Tim nasional Indonesia dan Malaysia di dunia maya jelang laga final piala AFF 2010 semakin panas. Ejekan yang berbau SARA pun jadi senjata masing-masing kubu untuk melakukan intimidasi.

Seperti adu komentar di sebuah website forum komunitas online www.topix.com. "Perang" di forum ini benar-benar sarat ocehan saling hujat. Sebuah posting dari seorang member bahkan dikomentari sampai 1.228 orang. Betapa tidak, posting ini memang memacu kubu suporter Indonesia untuk bereaksi. Posting itu berbunyi "irfan bachdim asli malaysia".

Posting "irfan bachdim asli malaysia" itu sebenarnya sudah dikirim pada 7 Desember lalu, beberapa hari setelah Indonesia berhasil mencukur Malaysia dengan skor telak 5-1 pada 1 Desember lalu. Pengirim pertama bernama akun Haikal. Anehnya Haikal mengaku sebagai warga negara Indonesia. "SAYA ORANG INDONESIA. DAN SAYA MENGAKU JIKALAU IRFAN BACHDIM SEBENARNYA ORANG MALAYSIA. . DIA PERNAH MOHON JADI WARGA NEGARA MALAYSIA. NAMUN DITOLAK MENTAH2 SAMA MALAYSIA," tulis Haikal.

Sontak saja posting ini langsung mendapat banyak tanggapan. Member yang mengaku dari Malaysia pun mengomentarinya. "Baguslah ind** akhirnya cakap jujur!," tulis Saffar.

Saling balas komentar pun terus berlanjut. Member yang mengaku sebagai suporter Indonesia angkat bicara. mereka menuding kubu Malaysia sebagai negara tukang klaim yang sering mengakui sesuatu yang berasal dari Indonesia. Sampai-sampai Irfan Bachdim yang jelas-jelas berdaraha asli Indoensia diklaim oleh kubu lawan.

Komentar atau posting yang ditulis di forum ini tidak bisa dipertanggungjawabkan. Para membernya pun tak jelas. Bisa jadi posting pertama dari Haikal itu hanya ulah orang iseng saja.

read more

Selasa, 21 Desember 2010

Photo : Indonesia vs Filipina 2nd Leg

Selasa, 21 Desember 2010
0 komentar






Nih, foto-foto dari pertandingan semifinal leg kedua AFF Suzuki Cup 2010....klik untuk memperbesar!
Lihat Juga : Photo : Indonesia vs Filipina 1st Leg

read more

Garuda Terbang Ke Final!

0 komentar
Christian 'El Loco' Gonzales kembali menjadi penentu kemenangan Indonesia atas Filipina di partai semi final AFF Suzuki Cup 2010.

Setelah sukses menjebol gawang Filipina di leg pertama, aksi striker Persib Bandung ini kembali membuat Firman Utina dkk meluluh lantakkan kekuatan Filipina, yang diperkuat 9 pemain naturalisasi.

Garuda membuktikan janji untuk tampil menyerang di leg penentuan di Stadion Gelora Bung Karno malam ini. Tanpa Irfan Bachdim, Christian Gonzales berduet dengan Yongki Ariwibowo di lini depan langsung menebar ancaman di depan gawang Etheridge di menit-menit awal.

Filipina pun kali ini tampil berbeda, dan lebih agresif sehingga jual beli serangan langsung tersaji di depan 80 ribuan suporter Merah-Putih.

Di menit 11, ancaman Garuda mulai nyata. Umpan dari lini tengah disambut solo run El Loco, sebutan Gonzales. Demikian striker Persib Bandung ini masih kalah cepat dengan Etheridge.

Giliran Filipina membangun serangan dua menit berselang yang membuat jantung fan Indonesia berdegup kencang.Philip Younghusband melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.Bola melambung ke atas.Satu menit berselang aksi Younghusband dibalas Ahmad Bustomi.Tapi bola berhasil diamankan kiper Filipina.

El Loco kembali datang sebagai momok bagi The Azkals. Menerima umpan dari Nasuha, El Loco menyambut bola dengan kepala sambil menjatuhkan diri.Filipina kembali beruntung, posisi Etheridge tepat sehingga bola hanya jatuh di pelukannya.

Serangan bertubi-tubi Indonesia kerap dilakukan dengan umpan-umpan panjang.Sementara lini belakang yang dikawal Maman Abdurahman cs juga berkali sukses mematahkan kerjasama Filipina yang kurang apik.

Peluang bagi El Loco untuk menjebol gawang Filipina kembali terjadi di menit 22.Sayang El Loco yang berada di depan gawang, tidak sempurna menerima bola sodoran dari sisi pertahanan Filipina. Bola kemudian bergulir dan disambar Okto.Namun bola meluncur deras di atas mistar gawang.

Kewajiban memenangkan pertandingan dengan selisih dua gol agar melaju ke final, membuat pemain Filipina melakukan segala cara menembus pertahanan Indonesia dan menghalau laju para Garuda bahkan dengan bermain kasar.Alhasil, Rob Gier, Philip Younghusband, Ian Araneta, dan Chris Greatwich diganjar kartu kuning.

Saat yang ditunggu-tunggu tiba. El Loco meledakkan histeria ribuan suporter Timnas di menit ke 42. Pemain naturaliasi asal Persib Bandung ini berjibaku dari kepungan pemain belakang Filipina di luar kotak penalti.Setelah berhasil menguasai bola, Gonzales melepaskan tembakan keras. Bola sempat tertahan bek Filipina namun kembali ke kaki Gonzales. Tak berlama-lama dia kembali menembak gawang Etheridge. Bola lambung meluncur deras ke pojok gawang sementara aksi terbang Etheridge tak mampu membendung gol. Indonesia memimpin 1-0.

Di babak kedua, Filipina tampil menyerang. Sangat terlihat The Azkals berusaha memecah kebuntuan dengan memanfaatkan postur tubuh.Setiap lemparan ke dalam diambil oleh Anton del Rosario dengan melempar jauh ke dalam kotak penalti.Strategi ini kerap membuat barisan pertahanan Indonesia kerepotan.

Chris Greatwich, bahkan di menit 57 Greatwich nyaris membobol gawang Markus karena berdiri bebas tanpa kawalan. Beruntung sundulannya masih melambung.

Peluang emas Filipina lain juga terjadi ketika skrimit di depan gawang.Gawang Garuda lolos dari ancaman, karena bola hanya menyamping.

Indonesia nyaris menggandakan keunggulan ketika Firman Utina mengirim umpan dari sepak pojok ke tiang jauh di menit 85. Namun Arif Suyono yang menggantikan Oktovianus gagal memaksimalkan peluang.

Tekanan Filipina ke gawang Markus Horison semakin menjadi-jadi 15 menit di sisa pertandingan.Tapi upaya ngotot ini harus ditebus dengan kartu kuning kedua yang didapat Greatwich karena melanggar Markus sehingga diusir keluar.

Aksi gemilang Markus di pertandingan ini nyaris ternodai dengan blunder Markus Horison yang berupaya keluar dari sarangnya untuk memetik bola. Bola liar dimanfaatkan pemain Filipina, namun Nasuha langsung menghalau bola di depan gawang yang sudah kosong.

Meski terus menekan, Filipina tidak mampu mengejar defisit dua gol dari Garuda. Keunggulan 1-0 Garuda bertahan hingga pluit akhir dibunyikan.

Hasil ini melambungkan skuad Alfred Riedl ke babak final menghadapi Malaysia yang sebelumnya mengandaskan Vietnam dengan kemenangan 2-0. Laga final akan digelar 26 Desember di kandang Malaysia dan 29 Desember di Gelora Bung Karno.

read more

Jumat, 17 Desember 2010

Ferdinand: Bekap Indonesia, Filipina Butuh 'Pac Man'

Jumat, 17 Desember 2010
0 komentar
Bek andalan Manchester United Rio Ferdinand kembali melontarkan komentarnya seputar hasil pertandingan yang dijalani timnas Indonesia. Terkini, Ferdinand berkomentar terkait kemenangan tipis 1-0 Skuad Garuda atas Filipina di leg pertama semifinal AFF Suzuki Cup 2010, Kamis (16/12/2010).

Seperti yang biasa dilakukannya dalam pertandingan-pertandingan yang sebelumnya dijalani Firman Utina dkk, kali ini Ferdinand juga memberikan sorotannya melalui akun twitter miliknya rioferdy5. Namun, kali ini dia tidak 'berkicau' duluan, melainkan menjawab kicauan seorang followernya dirgni19.

Dalam balasannya, bek timnas Inggris ini berseloroh, "Tertinggal 1-0, Filipina harus meningkatkan tempo permainan. Mungkin mereka membutuhkan bantuan Manny 'pac man' Pacquiao untuk bisa melakukannya (membalikkan keadaan).

Kelakar Ferdinand kali ini memang merujuk pada keperkasaan petinju yang juga asal Filipina itu di pentas dunia. Seperti diketahui, Pacquiao merupakan pujaan publik Filipina yang telah mencatatkan rekor dunia dengan menyabet delapan sabuk juara bergengsi di berbagai kelas.

Terlepas dari gurauannya tersebut, kemenangan tipis 1-0 yang diraih Indonesia kali ini jelas merupakan modal penting. Pasalnya, skuad besutan Alfred Riedl hanya membutuhkan hasil imbang melawan Filipina pada leg kedua, Minggu (19/12/2010) di SUGBK, untuk bisa mengamankan tiket final menghadapi pemenang duel semifinal lainnya antara Malaysia kontra tuan rumah Vietnam. Untuk sementara Harimau Malaya berada di posisi lebih menguntungkan usai menang 2-0 pada leg pertama di Kuala Lumpur, Rabu kemarin.

read more

Pelatih Maklumi Kesalahan Kiper Filipina

0 komentar
Kesalahan yang dibuat kiper Filipina Neil Etheridge tidak membuat pelatihnya Simon McMenemy gusar. Sebaliknya, dia malah mendapatkan pembelaan.

Gol tunggal kemenangan Indonesia yang dicetak oleh Christian Gonzales diketahui merupakan buah dari kesalahan fatal Etheridge. Dia gagal memotong umpan silang Firman Utina dan meninggalkan gawang dalam keadaan kosong sehingga bola hasil tandukan El Loco bisa meluncur mulus.

Walaupun dinilai telah mengambil keputusan gegabah yang berakibat buruk buat tim, namun Etheridge masih tetap bisa duduk tenang. Pasalanya, dia mendapatkan pembelaan dari pelatih terkait hal tersebut.

"Harus diingat bahwa dia masih 20 tahun. Pada usai itu, saya bahkan lebih banyak melakukan kesalahan ketimbang dia," bela McMenemy dalam konfrensi pers usai pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (16/12/2010).

"Dia sangat menyesal karena telah membuat tim terpuruk. Tapi seorang kiper tida dinilai dari satu kesalahan saja," sambung pria asal Inggris.

"Dia akan banyak belajar dari hal itu. Saya percaya di bisa bangkit di laga kedua nanti," tuntasnya.

read more

Photo : Indonesia vs Filipina 1st Leg

0 komentar























Nih, foto-foto dari pertandingan semifinal leg pertama AFF Suzuki Cup 2010....klik untuk memperbesar!
Lihat Juga : Photo : Indonesia vs Filipina 2nd Leg

read more

Indonesia Buka Peluang

0 komentar
Cristian 'El Loco' Gonzales menjadi tokoh protagonis bagi timnas Indonesia saat menghadapi Filipina pada leg pertama semifinal AFF Suzuki Cup 2010, Kamis (16/12/2010) malam. Gol tunggal yang dicetaknya membawa skuad Garuda menang tipis 1-0.

Dengan hasil ini, maka Indonesia hanya membutuhkan hasil imbang saat melakoni leg kedua di SUGBK, Minggu (19/12/2010), untuk bisa melaju ke final, menantang pemenang antara Malaysia dan Vietnam.
Mendapat keuntungan menggelar laga away di Stadion kebanggan Gelora Bung Karno, Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan. Di 10 menit pertama, Indonesia langsung mendapatkan peluang melalui Oktovianus Maniani dan Cristian 'El Loco' Gonzales, tapi sayang belum membuahkan hasil.

Tendangan Okto masih menyamping sementara tendangan El Loco dari jarak dekat usai menerima umpan M. Nasuha yang melakukan overlap, masih mampu digagalkan kiper andalan The Azkals, Neil Etheridge.

Filipina sendiri tetap mampu memberikan perlawanan kendati terus mendapat teror dari pendukung Indonesia yang memadati GBK. Bomber andalan The Azkals, Philip Younghusband memberi ancaman lewat tendangan keras dari luar kotak penalti di menit ke-12. Beruntung, Markus Haris Maulana tampil sigap dan menepis bola yang menyusur deras ke sisi kanan gawangnya.

Indonesia kembali memiliki peluang melaui Okto di menit ke-16, usai menerima wallpass dari El Loco. Namun lagi-lagi winger muda Sriwijaya FC ini gagal mencetak gol, setelah tembakannya melambung di atas mistar Etheridge.

The Azkals tak tinggal diam dan merespon dengan serangan balik cepat. Philip Younghysband kembali menebar teror dengan tendangan keras dari sisi kanan luar kotak penalti Indonesia. Namun lagi-lagi, Markus tampil sigap dalam menyelamatkan gawangnya.

Seisi Stadion Utama Gelora Bung Karno sontak membara saat laga memasuki periode setengah jam. Adalah gol El Loco yang memicu fans bersorak gembira termasuk Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono yang langsung membentangkan syal Indonesia menyambut gol yang membuat Skuad Garuda unggul 1-0.

Gol bermula dari umpan lambung kapten tim Firman Utina yang disambut sundulan El Loco yang berdiri di tiang jauh. Sundulan bomber Persib Bandung ini sempat menyentuh mistar gawang sebelum meluncur ke dalam gawang. Keunggulan 1-0 untuk Indonesia bertahan hingga jeda.

Memasuki paru kedua laga, Indonesia masih tetap memburu gol demi membawa modal berharga menuju leg kedua tiga hari berselang. Namun, Filipina juga tak tinggal diam dan terus mencoba membongkar pertahanan Indonesia. Alhasil, jual beli serangan pun terus dilancarkan kedua tim, meski belum ada yang membuahkan hasil.

Memasuki menit ke-72, Filipina nyaris menyamakan kedudukan melalui Joseph Younghusband, setelah memanfaatkan blunder Markus dalam mengantisipasi bola. Gelandang 24 tahun ini pun langsung melepaskan tendangan salto yang melambung menuju gawang Indonesia yang sudah ditinggalkan Markus yang maju ke depan. Bek muda Zulkifli Syukur menjadi penyelamat Indonesia dengan menyundul bola keluar bola tepat di depan garis gawang.

Di sepuluh menit laga tersisa, Indonesia mulai mengendurkan serangan dan lebih fokus menjaga keunggulan. Meski demikian, Laskar Merah Putih tetap mampu sesekali mengancam gawang Etheridge melalui dua pemain pengganti, Bambang Pamungkas dan super sub, Arif Suyono. Sayang hingga laga usai, tak ada gol tambahan. Indonesia pun harus puas dengan keunggulan 1-0, menuju leg kedua yang akan dimainkan di tempat yang sama, Minggu (19/12/2010).


Susunan Pemain:

Filipina: 1 N. Etheridge, 2 R. Gier, 11 A. Borromeo, 4 A. Del Rosario, 27 R. Jnsson, 7 J. Younghusband, 17 J. de Jong, 18 C.Greatwich, 6 R. Gener, 23 I. Araneta, 10 P. Younghusband

Indonesia: 1 Markus Haris Maulana, 23 Hamka Hamzah, 5 Maman Abdurrahman, 3 Zulkifli Syukur, 22 Muhammad Ridwan, 2 Muhamad Nasuha/Benny Wahyudi (85'), 15 Firman Utina, 10 Oktovianus Maniani/Arif Suyono (60'), 19 Ahmad Bustomi, 17 Irfan Bachdim/20 Bambang Pamungkas (68'), 9 Cristian Gonzales.

read more

Kamis, 16 Desember 2010

Irfan Bachdim Wallpaper..! (-2-)

Kamis, 16 Desember 2010
0 komentar
1024 x 768

1280 x 800
Nih, Wallpaper striker timnas indonesia irfan haarys bachdim....klik untuk memperbesar!
Baca Juga : Irfan Bachdim Wallpaper..!
                  Irfan Bachdim Wallpaper..! (-3-)
                  Irfan Bachdim Wallpaper..! (-4-)
                  Wallpaper!

read more

Update Skor Akhir Filipina vs Indonesia

0 komentar
Hasil Pertandingan Indonesia vs Filipina - Pertandingan semifinal Piala AFF 2010 antara Indonesia vs Filipina berlangsung di stadion Gelora Bung Karno pada hari Kamis 16 Desember 2010. Pertandingan dilaksanakan di Indonesia karena Filipina tidak memiliki stadion yang memenuhi standar Piala AFF.

Indonesia berhasil memenangkan leg pertama semifinal Piala AFF 2010 dengan skor 1-0 lewat gol Christian Gonzales. Penyerang berusia 34 tahun itu mencetak gol sundulan memanfaatkan umpan panjang Firman Utina yang gagal diantisipasi penjaga gawang Filipina.

Pertandingan berlangsung seimbang, meski Indonesia lebih dominan menguasai bola. Indonesia langsung tampil menekan sejak menit pertama lewat Christian Gonzales. Sampai menit 5, sudah dua kali Gonzales terjebak offside.

Baik Indonesia maupun Filipina terlihat bermain lepas tanpa tekanan. Filipina sama sekali tidak terpengaruh dengan 80 ribu pendukung Indonesia yang memadati stadion. Sebagian besar pemain mereka yang merumput di Eropa dan Amerika memberikan pengaruh besar sehingga mereka tidak merasa inferior meski dalam sejarah pertemuan kedua negara, Filipina tidak pernah meraih kemenangan. Malah, pemain-pemain Filipina tampaknya sangat percaya diri menghadapi Indonesia.

Untuk pertama kalinya di Piala AFF 2010, Indonesia bermain dengan sangat rileks. Pola permainan Filipina yang defensif membuat pemain-pemain Indonesia lebih leluasa memainkan bola di lini belakang dan tengah. Indonesia membangun serangan lewat wilayah sayap, sementara Filipina mengandalkan serangan balik yang cepat dengan umpan-umpan akurat.

Kedua tim saling balas menyerang. Filipina menempatkan semua pemainnya di belakang garis tengah saat bertahan dan memanfaatkan serangan balik.

Younghusband bersaudara berkali-kali mengancam gawang Indonesia. Kedua pemain yang merumput di Inggris itu menjadi motor utama serangan Filipina.

Tendangan dari luar kotak penalti dari Phillip Younghusband berkali-kali membuat Markus harus berjibaku menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.

Di menit 33, sebuah umpan panjang dari Firman Utina gagal diantisipasi oleh kiper Filipina yang maju menangkap bola. Christian Gonzales tak menyia-nyiakan kesempatan, menanduk bola ke sudut jauh.

Situasi di babak kedua tidak begitu banyak berubah. Indonesia memperlambat tempo permainan dan pemain Filipina tidak melakukan pressing di lapangan tengah. Beberapa insiden terjadi hingga Okto dan Gonzales mendapatkan kartu kuning.

Masuknya Bambang Pamungkas menggantikan Irfan Bachdim tidak begitu mempengaruhi jalannya permainan. Hingga wasit meniup peluit panjang, kedudukan tidak berubah.

Hasil pertandingan Indonesia vs Filipina di semifinal Piala AFF 2010 leg 1: Indonesia 1 - 0 Filipina.

Selamat untuk Indonesia dan semoga sukses dipertandingan berikutnya. Dengan kemenganan melawan Filipina malam ini setidaknya prestasi Indonesia didunia sepak bola semakin naik daun dan tak mengecewakan suporter Indonesia.

read more

Rabu, 15 Desember 2010

Tempel Garuda di Kaus Timnas, PSSI Digugat

Rabu, 15 Desember 2010
0 komentar
Pengacara publik David Tobing secara resmi mendaftarkan gugatan pemakaian lambang negara Garuda di kaus tim nasional Indonesia ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (14/12).

Ia beralasan gugatan ini karena penggunaan lambang negara Garuda di sisi kiri kaos tim nasional melanggar Undang Undang Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan khususnya pasal 57 huruf d, pasal 51 dan pasal 52.

"Hari ini saya sebagai warga negara, mengajukan gugatan kepada PSSI, Nike, Mendiknas, Menpora dan Presiden sehubungan dengan dicantumkannya lambang negara Garuda di kostum tim nasional Indonesia sebelah kiri itu jelas-jelas melanggar undang-undang,"kata David di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (14/12/2010).

Dalam undang-undang itu disebutkan siapapun yang mencantumkan maka dapat dikenakan hukuman satu tahun dan denda Rp100 juta.Gugatan ini dilakukan karena dirinya ingin menegakan hukum dalam undang-undang tersebut.

"Mungkin orang bilang timingnya tidak tepat, tapi untuk penegakan hukum kapanpun harus dilakukan. Saya siap menerima cercaan dari seluruh penggemar Indonesia," tegasnya.

"Tolong jangan curigai saya, tidak ada yang sponsori saya tapi semata-mata demi penegakan hukum," tambahnya.

Untuk itu, ia mengingatkan agar kaus tim nasional berlambang Garuda tidak dipakai lagi dalam semifinal Piala AFF 2010. "Jadi tuntutan saya adalah untuk menjunjung tinggi lambang negara dalam waktu dua hari ini sebelum semifinal kaus tersebut harus diganti, supaya lambang negara kita dijunjung tinggi, itu melanggar undang-undang," terangnya.

Di sisi lain, ia juga meminta Nike untuk segera menarik kaos tim nasional Indonesia yang berlogo Garuda tersebut di pasaran. "Saya nggak nuntut immaterial,"sebutnya.

Meski tim nasional Indonesia selalu menggunakan logo Garuda di kausnya sejak tahun 1950an, maka Undang Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

"Apa yang terjadi sebelumnya, harus disesuaikan dengan undang-undang ini,"kilahnya.

Menurutnya jika pun tim nasional Indonesia ingin memakai logo Garuda di kausnya maka presiden harus turun tangan."Presiden bisa keluarkan Keppres, atau uji materi dari undang-undang ini," ujarnya.

read more