Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out
Tampilkan postingan dengan label Cristian Gonzales. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cristian Gonzales. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Desember 2010

Photo : Indonesia vs Filipina 2nd Leg

Selasa, 21 Desember 2010
0 komentar






Nih, foto-foto dari pertandingan semifinal leg kedua AFF Suzuki Cup 2010....klik untuk memperbesar!
Lihat Juga : Photo : Indonesia vs Filipina 1st Leg

read more

Garuda Terbang Ke Final!

0 komentar
Christian 'El Loco' Gonzales kembali menjadi penentu kemenangan Indonesia atas Filipina di partai semi final AFF Suzuki Cup 2010.

Setelah sukses menjebol gawang Filipina di leg pertama, aksi striker Persib Bandung ini kembali membuat Firman Utina dkk meluluh lantakkan kekuatan Filipina, yang diperkuat 9 pemain naturalisasi.

Garuda membuktikan janji untuk tampil menyerang di leg penentuan di Stadion Gelora Bung Karno malam ini. Tanpa Irfan Bachdim, Christian Gonzales berduet dengan Yongki Ariwibowo di lini depan langsung menebar ancaman di depan gawang Etheridge di menit-menit awal.

Filipina pun kali ini tampil berbeda, dan lebih agresif sehingga jual beli serangan langsung tersaji di depan 80 ribuan suporter Merah-Putih.

Di menit 11, ancaman Garuda mulai nyata. Umpan dari lini tengah disambut solo run El Loco, sebutan Gonzales. Demikian striker Persib Bandung ini masih kalah cepat dengan Etheridge.

Giliran Filipina membangun serangan dua menit berselang yang membuat jantung fan Indonesia berdegup kencang.Philip Younghusband melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.Bola melambung ke atas.Satu menit berselang aksi Younghusband dibalas Ahmad Bustomi.Tapi bola berhasil diamankan kiper Filipina.

El Loco kembali datang sebagai momok bagi The Azkals. Menerima umpan dari Nasuha, El Loco menyambut bola dengan kepala sambil menjatuhkan diri.Filipina kembali beruntung, posisi Etheridge tepat sehingga bola hanya jatuh di pelukannya.

Serangan bertubi-tubi Indonesia kerap dilakukan dengan umpan-umpan panjang.Sementara lini belakang yang dikawal Maman Abdurahman cs juga berkali sukses mematahkan kerjasama Filipina yang kurang apik.

Peluang bagi El Loco untuk menjebol gawang Filipina kembali terjadi di menit 22.Sayang El Loco yang berada di depan gawang, tidak sempurna menerima bola sodoran dari sisi pertahanan Filipina. Bola kemudian bergulir dan disambar Okto.Namun bola meluncur deras di atas mistar gawang.

Kewajiban memenangkan pertandingan dengan selisih dua gol agar melaju ke final, membuat pemain Filipina melakukan segala cara menembus pertahanan Indonesia dan menghalau laju para Garuda bahkan dengan bermain kasar.Alhasil, Rob Gier, Philip Younghusband, Ian Araneta, dan Chris Greatwich diganjar kartu kuning.

Saat yang ditunggu-tunggu tiba. El Loco meledakkan histeria ribuan suporter Timnas di menit ke 42. Pemain naturaliasi asal Persib Bandung ini berjibaku dari kepungan pemain belakang Filipina di luar kotak penalti.Setelah berhasil menguasai bola, Gonzales melepaskan tembakan keras. Bola sempat tertahan bek Filipina namun kembali ke kaki Gonzales. Tak berlama-lama dia kembali menembak gawang Etheridge. Bola lambung meluncur deras ke pojok gawang sementara aksi terbang Etheridge tak mampu membendung gol. Indonesia memimpin 1-0.

Di babak kedua, Filipina tampil menyerang. Sangat terlihat The Azkals berusaha memecah kebuntuan dengan memanfaatkan postur tubuh.Setiap lemparan ke dalam diambil oleh Anton del Rosario dengan melempar jauh ke dalam kotak penalti.Strategi ini kerap membuat barisan pertahanan Indonesia kerepotan.

Chris Greatwich, bahkan di menit 57 Greatwich nyaris membobol gawang Markus karena berdiri bebas tanpa kawalan. Beruntung sundulannya masih melambung.

Peluang emas Filipina lain juga terjadi ketika skrimit di depan gawang.Gawang Garuda lolos dari ancaman, karena bola hanya menyamping.

Indonesia nyaris menggandakan keunggulan ketika Firman Utina mengirim umpan dari sepak pojok ke tiang jauh di menit 85. Namun Arif Suyono yang menggantikan Oktovianus gagal memaksimalkan peluang.

Tekanan Filipina ke gawang Markus Horison semakin menjadi-jadi 15 menit di sisa pertandingan.Tapi upaya ngotot ini harus ditebus dengan kartu kuning kedua yang didapat Greatwich karena melanggar Markus sehingga diusir keluar.

Aksi gemilang Markus di pertandingan ini nyaris ternodai dengan blunder Markus Horison yang berupaya keluar dari sarangnya untuk memetik bola. Bola liar dimanfaatkan pemain Filipina, namun Nasuha langsung menghalau bola di depan gawang yang sudah kosong.

Meski terus menekan, Filipina tidak mampu mengejar defisit dua gol dari Garuda. Keunggulan 1-0 Garuda bertahan hingga pluit akhir dibunyikan.

Hasil ini melambungkan skuad Alfred Riedl ke babak final menghadapi Malaysia yang sebelumnya mengandaskan Vietnam dengan kemenangan 2-0. Laga final akan digelar 26 Desember di kandang Malaysia dan 29 Desember di Gelora Bung Karno.

read more

Jumat, 17 Desember 2010

Pelatih Maklumi Kesalahan Kiper Filipina

Jumat, 17 Desember 2010
0 komentar
Kesalahan yang dibuat kiper Filipina Neil Etheridge tidak membuat pelatihnya Simon McMenemy gusar. Sebaliknya, dia malah mendapatkan pembelaan.

Gol tunggal kemenangan Indonesia yang dicetak oleh Christian Gonzales diketahui merupakan buah dari kesalahan fatal Etheridge. Dia gagal memotong umpan silang Firman Utina dan meninggalkan gawang dalam keadaan kosong sehingga bola hasil tandukan El Loco bisa meluncur mulus.

Walaupun dinilai telah mengambil keputusan gegabah yang berakibat buruk buat tim, namun Etheridge masih tetap bisa duduk tenang. Pasalanya, dia mendapatkan pembelaan dari pelatih terkait hal tersebut.

"Harus diingat bahwa dia masih 20 tahun. Pada usai itu, saya bahkan lebih banyak melakukan kesalahan ketimbang dia," bela McMenemy dalam konfrensi pers usai pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (16/12/2010).

"Dia sangat menyesal karena telah membuat tim terpuruk. Tapi seorang kiper tida dinilai dari satu kesalahan saja," sambung pria asal Inggris.

"Dia akan banyak belajar dari hal itu. Saya percaya di bisa bangkit di laga kedua nanti," tuntasnya.

read more

Photo : Indonesia vs Filipina 1st Leg

0 komentar























Nih, foto-foto dari pertandingan semifinal leg pertama AFF Suzuki Cup 2010....klik untuk memperbesar!
Lihat Juga : Photo : Indonesia vs Filipina 2nd Leg

read more

Indonesia Buka Peluang

0 komentar
Cristian 'El Loco' Gonzales menjadi tokoh protagonis bagi timnas Indonesia saat menghadapi Filipina pada leg pertama semifinal AFF Suzuki Cup 2010, Kamis (16/12/2010) malam. Gol tunggal yang dicetaknya membawa skuad Garuda menang tipis 1-0.

Dengan hasil ini, maka Indonesia hanya membutuhkan hasil imbang saat melakoni leg kedua di SUGBK, Minggu (19/12/2010), untuk bisa melaju ke final, menantang pemenang antara Malaysia dan Vietnam.
Mendapat keuntungan menggelar laga away di Stadion kebanggan Gelora Bung Karno, Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan. Di 10 menit pertama, Indonesia langsung mendapatkan peluang melalui Oktovianus Maniani dan Cristian 'El Loco' Gonzales, tapi sayang belum membuahkan hasil.

Tendangan Okto masih menyamping sementara tendangan El Loco dari jarak dekat usai menerima umpan M. Nasuha yang melakukan overlap, masih mampu digagalkan kiper andalan The Azkals, Neil Etheridge.

Filipina sendiri tetap mampu memberikan perlawanan kendati terus mendapat teror dari pendukung Indonesia yang memadati GBK. Bomber andalan The Azkals, Philip Younghusband memberi ancaman lewat tendangan keras dari luar kotak penalti di menit ke-12. Beruntung, Markus Haris Maulana tampil sigap dan menepis bola yang menyusur deras ke sisi kanan gawangnya.

Indonesia kembali memiliki peluang melaui Okto di menit ke-16, usai menerima wallpass dari El Loco. Namun lagi-lagi winger muda Sriwijaya FC ini gagal mencetak gol, setelah tembakannya melambung di atas mistar Etheridge.

The Azkals tak tinggal diam dan merespon dengan serangan balik cepat. Philip Younghysband kembali menebar teror dengan tendangan keras dari sisi kanan luar kotak penalti Indonesia. Namun lagi-lagi, Markus tampil sigap dalam menyelamatkan gawangnya.

Seisi Stadion Utama Gelora Bung Karno sontak membara saat laga memasuki periode setengah jam. Adalah gol El Loco yang memicu fans bersorak gembira termasuk Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono yang langsung membentangkan syal Indonesia menyambut gol yang membuat Skuad Garuda unggul 1-0.

Gol bermula dari umpan lambung kapten tim Firman Utina yang disambut sundulan El Loco yang berdiri di tiang jauh. Sundulan bomber Persib Bandung ini sempat menyentuh mistar gawang sebelum meluncur ke dalam gawang. Keunggulan 1-0 untuk Indonesia bertahan hingga jeda.

Memasuki paru kedua laga, Indonesia masih tetap memburu gol demi membawa modal berharga menuju leg kedua tiga hari berselang. Namun, Filipina juga tak tinggal diam dan terus mencoba membongkar pertahanan Indonesia. Alhasil, jual beli serangan pun terus dilancarkan kedua tim, meski belum ada yang membuahkan hasil.

Memasuki menit ke-72, Filipina nyaris menyamakan kedudukan melalui Joseph Younghusband, setelah memanfaatkan blunder Markus dalam mengantisipasi bola. Gelandang 24 tahun ini pun langsung melepaskan tendangan salto yang melambung menuju gawang Indonesia yang sudah ditinggalkan Markus yang maju ke depan. Bek muda Zulkifli Syukur menjadi penyelamat Indonesia dengan menyundul bola keluar bola tepat di depan garis gawang.

Di sepuluh menit laga tersisa, Indonesia mulai mengendurkan serangan dan lebih fokus menjaga keunggulan. Meski demikian, Laskar Merah Putih tetap mampu sesekali mengancam gawang Etheridge melalui dua pemain pengganti, Bambang Pamungkas dan super sub, Arif Suyono. Sayang hingga laga usai, tak ada gol tambahan. Indonesia pun harus puas dengan keunggulan 1-0, menuju leg kedua yang akan dimainkan di tempat yang sama, Minggu (19/12/2010).


Susunan Pemain:

Filipina: 1 N. Etheridge, 2 R. Gier, 11 A. Borromeo, 4 A. Del Rosario, 27 R. Jnsson, 7 J. Younghusband, 17 J. de Jong, 18 C.Greatwich, 6 R. Gener, 23 I. Araneta, 10 P. Younghusband

Indonesia: 1 Markus Haris Maulana, 23 Hamka Hamzah, 5 Maman Abdurrahman, 3 Zulkifli Syukur, 22 Muhammad Ridwan, 2 Muhamad Nasuha/Benny Wahyudi (85'), 15 Firman Utina, 10 Oktovianus Maniani/Arif Suyono (60'), 19 Ahmad Bustomi, 17 Irfan Bachdim/20 Bambang Pamungkas (68'), 9 Cristian Gonzales.

read more

Kamis, 16 Desember 2010

Update Skor Akhir Filipina vs Indonesia

Kamis, 16 Desember 2010
0 komentar
Hasil Pertandingan Indonesia vs Filipina - Pertandingan semifinal Piala AFF 2010 antara Indonesia vs Filipina berlangsung di stadion Gelora Bung Karno pada hari Kamis 16 Desember 2010. Pertandingan dilaksanakan di Indonesia karena Filipina tidak memiliki stadion yang memenuhi standar Piala AFF.

Indonesia berhasil memenangkan leg pertama semifinal Piala AFF 2010 dengan skor 1-0 lewat gol Christian Gonzales. Penyerang berusia 34 tahun itu mencetak gol sundulan memanfaatkan umpan panjang Firman Utina yang gagal diantisipasi penjaga gawang Filipina.

Pertandingan berlangsung seimbang, meski Indonesia lebih dominan menguasai bola. Indonesia langsung tampil menekan sejak menit pertama lewat Christian Gonzales. Sampai menit 5, sudah dua kali Gonzales terjebak offside.

Baik Indonesia maupun Filipina terlihat bermain lepas tanpa tekanan. Filipina sama sekali tidak terpengaruh dengan 80 ribu pendukung Indonesia yang memadati stadion. Sebagian besar pemain mereka yang merumput di Eropa dan Amerika memberikan pengaruh besar sehingga mereka tidak merasa inferior meski dalam sejarah pertemuan kedua negara, Filipina tidak pernah meraih kemenangan. Malah, pemain-pemain Filipina tampaknya sangat percaya diri menghadapi Indonesia.

Untuk pertama kalinya di Piala AFF 2010, Indonesia bermain dengan sangat rileks. Pola permainan Filipina yang defensif membuat pemain-pemain Indonesia lebih leluasa memainkan bola di lini belakang dan tengah. Indonesia membangun serangan lewat wilayah sayap, sementara Filipina mengandalkan serangan balik yang cepat dengan umpan-umpan akurat.

Kedua tim saling balas menyerang. Filipina menempatkan semua pemainnya di belakang garis tengah saat bertahan dan memanfaatkan serangan balik.

Younghusband bersaudara berkali-kali mengancam gawang Indonesia. Kedua pemain yang merumput di Inggris itu menjadi motor utama serangan Filipina.

Tendangan dari luar kotak penalti dari Phillip Younghusband berkali-kali membuat Markus harus berjibaku menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.

Di menit 33, sebuah umpan panjang dari Firman Utina gagal diantisipasi oleh kiper Filipina yang maju menangkap bola. Christian Gonzales tak menyia-nyiakan kesempatan, menanduk bola ke sudut jauh.

Situasi di babak kedua tidak begitu banyak berubah. Indonesia memperlambat tempo permainan dan pemain Filipina tidak melakukan pressing di lapangan tengah. Beberapa insiden terjadi hingga Okto dan Gonzales mendapatkan kartu kuning.

Masuknya Bambang Pamungkas menggantikan Irfan Bachdim tidak begitu mempengaruhi jalannya permainan. Hingga wasit meniup peluit panjang, kedudukan tidak berubah.

Hasil pertandingan Indonesia vs Filipina di semifinal Piala AFF 2010 leg 1: Indonesia 1 - 0 Filipina.

Selamat untuk Indonesia dan semoga sukses dipertandingan berikutnya. Dengan kemenganan melawan Filipina malam ini setidaknya prestasi Indonesia didunia sepak bola semakin naik daun dan tak mengecewakan suporter Indonesia.

read more

Selasa, 14 Desember 2010

"Kiper Filipina Lebih Hebat dari Markus"

Selasa, 14 Desember 2010
0 komentar
Johnny Romualdez belum juga puas melancarkan perang urat syaraf jelang duel Filipina kontra Indonesia di babak semifinal AFF Suzuki Cup 2010. Setelah sebelumnya menyebut skuad The Azkals siap mematikan bomber Indonesia Cristian 'El Loco' Gonzales, kini giliran kiper Indonesia yang jadi sasaran utama.

Kendati tak lagi aktif di Federasi Sepak Bola Filipina (PFF), namun Romualdez masih tetap aktif memberikan dukungannya, salah satu caranya dengan menginformasikan peta kekuatan Indonesia. Setelah di beberapa kesempatan ia menyoroti kinerja lini depan dan lini tengah skuad Garuda, kali ini giliran kinerja kiper Markus Haris Maulana yang dikulitinya.

Dalam komentarnya, Romualdez memang tak menyangkal bila Markus merupakan salah satu kiper yang tampil apik sepanjang babak penyisihan Grup A dengan hanya kebobolan dua gol. Namun, dia menilai Markus memiliki kelemahan karena sering mengambil keputusan yang salah.

Lebih lanjut dia membandingkan kinerja kiper andalan Persib Bandung itu dengan kiper andalan Filipina yang notabene berstatus naturalisasi, Neil Etheridge. Menurutnya, kiper yang merumput bersama klub Premier League, Fulham ini memiliki kapasitas yang lebih baik dari Markus dan pentas dinobatkan sebagai kiper terbaik pada perhelatan akbar dua tahunan ini.

Wajar bila Johnny menunjuk Neil sebagai kiper yang pantas dinobatkan sebagai kiper terbaik. Selain karena faktor nasionalis (sama-sama membela Filipina), sepanjang babak penyisihan grup, kiper muda 20 tahun ini baru kebobolan satu gol.

"Memang, Indonesia memiliki kiper yang berpostur ideal (tinggi), hampir enam kaki. Akan tetapi, penampilannya tidak secemerlang kiper kami. Neil Etheridge mungkin merupakan kiper terbaik di turnamen kali ini," tutur Romualdez sebagaimana dikutip abs-cbnnews, Selasa (14/12/2010).

"Saat dia menendang bola, itu terlihat sepertinya dia hanya mengoper bola kepada para pemain (Filipina) di lapangan. Selain akurat, tendangannya selalu mampu menjangkau hingga ke dekat kotak penalti," lanjut mantan presiden PFF.

read more

Kamis, 09 Desember 2010

Garuda Sempurna!

Kamis, 09 Desember 2010
0 komentar
Setelah melumat dua lawan sebelumnya, Malaysia (5-1) dan Laos (6-0), Tim Merah Putih kembali mengantongi poin tiga atas Thailand (2-1) pada laga terakhir penyisihan Grup A AFF Cup di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa 7 Desember 2010.

Indonesia tertinggal lebih dulu melalui gol Thailand yang dicetak Suree Sukha (68). Namun, Bambang Pamungkas menjadi inspirator kemenangan Garuda berkat dua golnya melalui titik putih (81’ dan 89').

Seperti dijanjikan sebelumnya, pelatih Alfred Riedl melakukan rotasi pemain lantaran Indonesia dipastikan lolos ke semifinal AFF Cup. Sejumlah punggawa seperti Firman Utina, Ahmad Bustomi, dan bek tengah Hamka Hamzah. Riedl akhirnya memasukkan Muhammad Robby, Tony Sucipto dan Eka Ramdani sebagai starter.

Namun, rotasi ini cukup berpengaruh terhadap permainan Tim Garuda. Markus Haris Maulana dkk terlihat kurang aktif menyerang. Sejak menit awal, justru beberapa kali gawang Markus mendapat ancaman para pemain Thailand.

Tanpa kehadiran Firman Utina, duet Irfan Bachdim dan Christian Gonzalez di lini depan tak mendapat aliran bola. Gonzalez beberapa kali harus turun untuk menjemput bola.

Tim besutan Bryan Robson pun mendominasi hampir sepanjang babak pertama. Namun, hingga turun minum kedudukan imbang tanpa gol tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, kedua tim meningkatkan tempo serangan. Thailand nyaris unggul di menit 60 ketika Kirati Keawsombut menceploskan bola ke gawang Markus. Namun, wasit menganulir gol lantaran off side.

Tim Gajah Putih terus memborbardir pertahanan Merah Putih. Alhasil. Mereka unggul lebih dulu di menit 68. Adalah bek Suree Sukha yang membawa Thailand unggul setelah menerima umpan dari sisi kiri.

Indonesia mendapat peluang emas di menit 77. Arif Suyonon memanfaatkan kesalahan kiper Thailand. Namun, usahanya belum menemui sasaran.

Tertinggal satu gol ternyata tak menyurutkan semangat Tim Garuda. Terlebih, dukungan suporter di SUGBK tak pernah surut. Keputusan Riedl memasukkan Bambang Pamungkas yang menggantikan Irfan Bachdim terbukti jitu.

Bepe menyamakan kedudukan melalui titik 12 pas pada menit 81. Sebelumnya, usaha striker El Loco mengkonversi umpan Eka dilanggar bek Thailand. Dengan tenang, Bepe mampu memperdayai kiper Sinthaweechai.

Gol ini kian memompa semangat Bepe dkk. Ikon Persija nyaris menggandakan kedudukan andai sundulannya tak melebar di atas mistar gawang.

Pemain bernomor punggung 20 kemudian sukses memulangkan Tim Gajah Putih di menit 89. Lagi-lagi melalui tendangan penalti. Arif Suyono mencoba melepaskan tendangan ke gawang Thailand. Sayang, bola justru dihalau bek lawan dengan tangannya. Wasit pun kembali menghadiahi penalti.

Bepe yang masih ditunjuk sebagai eksekutor menjawab kepercayaan pelatih. Dia membawa Indonesia berbalik unggul 2-1 sekaligus memulangkan Thailand dari ajang sepakbola se Asia Tenggara.

Di laga lain, Malaysia mencukur Laos 5-1. Dengan demikian Malaysia berhak melenggang ke babak semifinal Piala AFF sebagai runner up Grup B.


Susunan Pemain:

Indonesia: 1-Markus Horison Maulana (g), 2-Mohammad Nasuha, 16-Muhammad Roby, 3-Zulkifli Syukur, 22-Muhammad Ridwan, 5-Maman Abdurahman (C), 6-Tony Sucipto, 8-Eka Ramdani, 10-Oktovianus Maniani, 17-Irfan Haarys Bachdim, 9-Christian Gonzales

Thailand: 18-Sinthaweechai Hathairattanakool (g), 2-Suree Sukha, 3-Nattahaphong Samana, 5-Suttinun Phukhom, 6-Nataporn Phanrit (C), 7-Datsakorn Thonglao, 10-Teerasil Dangda, 11-Rangsan Vivatchaichok, 20-Panupong Wongsa, 25-Kirati Keawsombut, 28-Naruphol Ar-Romsawa

read more

Kamis, 02 Desember 2010

Rio Ferdinand Ikut Komentari Kemenangan Indonesia

Kamis, 02 Desember 2010
1 komentar

Pertandingan sarat gengsi antara Indonesia versus Malaysia tak hanya menarik perhatian masyarakat kedua negara. Pemain dunia sekelas Rio Ferdinand bahkan mengkuti perkembangannya.

Bukan rahasia lagi, Manchester United memiliki jutaan penggemarnya di Indonesia. Tak heran jika para punggawa Setan Merah mengikuti perkembangan sepakbola Tanah Air.

Bek andalan United, Ferdinand, ikut pula mengomentari laga krusial antara Indonesia kontra Malaysia.

"Baru saja melihat Indonesia mengalahkan Malaysia 2-1. Fans saya di Indonesia pasti sangat senang saat ini," demikian pernyataan Ferdinand dalam akun twitternya di rioferdy5, saat jeda turun minum laga tersebut.

"Wow, sekarang sudah 3-1 untuk Indonesia," lanjut Ferdinand lagi, sesaat setelah M.Ridwan menjebol gawang Malaysia.

Indonesia akhirnya unggul 5 -1 atas musuh bebuyutannya, Malaysia, di pertandingan pertama penyisihan Grup A AFF Suzuki Cup 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (1/12/2010).

Setelah sempat dikejutkan gol Norshahrul Idlan bin Talaha di menit 18, Tim Merah Putih akhirnya bangkit melalui gol bunuh diri Mohamad Asrarudin (21), Christian Gonzalez (33), Muhammad Ridwan (55), Arif Suyono (80), Irfan Bachdim (90).

read more

Photo : Indonesia vs Malaysia

0 komentar
 

read more

Indonesia Ganyang Malaysia!

0 komentar
Timnas Indonesia merebut poin sempurna pada laga pertama di ajang AFF Cup 2010. Tim Merah Putih mengganyang Malaysia dengan skor telak 5-1, pada laga babak penyisihan Grup A, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu 1 Desember 2010 (1/12/2010).

Sempat tertinggal 0-1 setelah Malaysia mencetak gol pembuka, Merah Putih mampu berbalik unggul dengan mencetak lima gol balasan. Kemenangan ini membuat Indonesia menjadi pemuncak klasemen Grup A dengan poin tiga. Malaysia ada di posisi juru kunci, setelah Thailand dan Laos berbagi angka usai bermain 2-2 dilaga pembuka.

Pelatih Alfred Riedl memilih duet Christian Gonzalez dan Irfan Bachdim sebagai ujung tombak utama. Sementara Bambang Pamungkas terpaksa duduk di bangku cadangan. Firman Utina didapuk sebagai kapten sekaligus playmaker tim.

Kedua tim sama-sama langsung bermain terbuka sejak menit awal babak pertama. Bahkan, El Loco -julukan Gonzalez- langsung mencatatkan peluang emas. Dia lolos dari jebakan offside, dan tinggal berhadapan dengan kiper Sharbinee Ramli.

Malaysia merespon dengan membalas peluang melalui Subramaniam. Hanya peluang itu masih menyamping di kiri gawang Markus Horison. Permainan cepat Malaysia cukup merepotkan lini pertahanan Indonesia.

Pertahanan Merah Putih akhirnya jebol di menit 17. Pergerakan individu Moh Safee mampu mengecoh Hamka Hamzah, Safee menyodorkan bola kepada Norshahrul Idlan yang berdiri bebas. Tanpa kesulitan Idlan menceploskan bola ke kanan gawang Markus.

Keunggulan tim tamu hanya bertahan empat menit, setelah Indonesia bisa membalas gol dan menyamakan kedudukan. Berawal dari umpan silang Oktovianus Maniani kepada Irfan Bachdim, dengan cerdik irfan melepaskan bola tersebut sehingga bola malah membentur bek Malaysia, Asraruddin Putra.

Gol bunuh diri Putra tersebut cukup membangkitkan semangat juang Tim Garuda. Hasilnya, El Loco bisa membawa Indonesia unggul 2-1 di menit 31. Aksi Firman Utina yang bisa merebut bola dari pemain Malaysia, dilanjutkan dengan umpan kepada El Loco. Dengan cerdik striker naturalisasi asal Uruguay itu menggiring bola untuk mencari ruang tembak, sebelum melepaskan tendangan. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.

Indonesia memulai kick off babak kedua dengan langsung menekan pertahanan negeri Jiran. Gol cepat dicetak Indonesia melalui aksi M. Ridwan. Kerja sama satu dua Ridwan dengan Irfan Bachdim, barisan belakang Malaysia gagal membaca umpan Bachdim kepada Ridwan, yang langsung melepaskan tendangan.

Peluang emas diperoleh Bachdim. Sayatan Okto di sisi kiri lapangan dilanjutkan dengan umpan kepada Gonzalez. El Loco melihat pergerakan Bachdim di sebelah kanannya dan langsung menyodorkan bola kepada mitranya di lini depan tersebut. Sayang tendangan Bachdim masih ditahan kiper Ramli.

Indonesia akhirnya menambah gol melalui Arif Suyono yang masuk menggantikan M Ridwan. Umpan panjang diberikan Nasuha ke mulut gawang Malaysia dan salah diantisipasi bek lawan. Suyono yang berdiri bebas, tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang Malaysia.

Unggul dengan margin cukup besar, membuat Indonesia puas. Riedl menarik keluar Gonzalez dan memasukan Bambang Pamungkas dengan sisa lima menit pertandingan. Namun gol Indonesia belum selesai. Okto yang bermain brilian di sektor kirim melepaskan umoan silang ke mulut gawang. Bepe gagal memotong bola, tapi ada Bachdim yang bisa menyongsong datangnya bola.

Skor 5-1 menjadi hasil akhir pertandingan ini dan sekaligus menjadi modal penting Indonesia di pentas AFF Cup 2010.


Susunan Pemain:

Indonesia (4-4-2): 1-Markus Harison; 2-Mohammad Nasuha, 3-Zulkifli Syukur, 5-Maman Abdurahman, 23-Hamka Hamzah; 10-Oktovianus Maniani, 15-Firman Utina (c); 19-Ahmad Bustomi (6-Tony Sucipto 74'), 22-Muhamad Ridwan (14-Arif Suyono 74'); 9-Cristian Gonzales (20-Bambang Pamungkas) 17-Irfan Bachdim

Malaysia (4-4-2): 28-Mohd Sharbinee Allawee Bin Ramli; 4-Mohd Asrarudin Putra Bin Omar (2-Mohd Sabre Bin Mat Abu 80'), 6-Mohd Razman Bin Roslan (Mohamad Ashari Bin Samsudin 63'), 24-Mohamad Muslim Bin Ahmad, 27-Mohamad Fadhli Bin Mohd Shas; 8-Safiq Bin Rahim (Amar Bin Rohidan 63'), 16-Kunanlan Subramaniam, 17-Mohd Amri Bin Yahyah, 21-Mohd Aamirulhadi Bin Zainal; 9-Norshahrul Idlan Bin Talaha, 10-Mohd Safee Bin Mohd Sali

read more