Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Jumat, 17 Desember 2010

Ferdinand: Bekap Indonesia, Filipina Butuh 'Pac Man'

Jumat, 17 Desember 2010
0 komentar
Bek andalan Manchester United Rio Ferdinand kembali melontarkan komentarnya seputar hasil pertandingan yang dijalani timnas Indonesia. Terkini, Ferdinand berkomentar terkait kemenangan tipis 1-0 Skuad Garuda atas Filipina di leg pertama semifinal AFF Suzuki Cup 2010, Kamis (16/12/2010).

Seperti yang biasa dilakukannya dalam pertandingan-pertandingan yang sebelumnya dijalani Firman Utina dkk, kali ini Ferdinand juga memberikan sorotannya melalui akun twitter miliknya rioferdy5. Namun, kali ini dia tidak 'berkicau' duluan, melainkan menjawab kicauan seorang followernya dirgni19.

Dalam balasannya, bek timnas Inggris ini berseloroh, "Tertinggal 1-0, Filipina harus meningkatkan tempo permainan. Mungkin mereka membutuhkan bantuan Manny 'pac man' Pacquiao untuk bisa melakukannya (membalikkan keadaan).

Kelakar Ferdinand kali ini memang merujuk pada keperkasaan petinju yang juga asal Filipina itu di pentas dunia. Seperti diketahui, Pacquiao merupakan pujaan publik Filipina yang telah mencatatkan rekor dunia dengan menyabet delapan sabuk juara bergengsi di berbagai kelas.

Terlepas dari gurauannya tersebut, kemenangan tipis 1-0 yang diraih Indonesia kali ini jelas merupakan modal penting. Pasalnya, skuad besutan Alfred Riedl hanya membutuhkan hasil imbang melawan Filipina pada leg kedua, Minggu (19/12/2010) di SUGBK, untuk bisa mengamankan tiket final menghadapi pemenang duel semifinal lainnya antara Malaysia kontra tuan rumah Vietnam. Untuk sementara Harimau Malaya berada di posisi lebih menguntungkan usai menang 2-0 pada leg pertama di Kuala Lumpur, Rabu kemarin.

read more

Pelatih Maklumi Kesalahan Kiper Filipina

0 komentar
Kesalahan yang dibuat kiper Filipina Neil Etheridge tidak membuat pelatihnya Simon McMenemy gusar. Sebaliknya, dia malah mendapatkan pembelaan.

Gol tunggal kemenangan Indonesia yang dicetak oleh Christian Gonzales diketahui merupakan buah dari kesalahan fatal Etheridge. Dia gagal memotong umpan silang Firman Utina dan meninggalkan gawang dalam keadaan kosong sehingga bola hasil tandukan El Loco bisa meluncur mulus.

Walaupun dinilai telah mengambil keputusan gegabah yang berakibat buruk buat tim, namun Etheridge masih tetap bisa duduk tenang. Pasalanya, dia mendapatkan pembelaan dari pelatih terkait hal tersebut.

"Harus diingat bahwa dia masih 20 tahun. Pada usai itu, saya bahkan lebih banyak melakukan kesalahan ketimbang dia," bela McMenemy dalam konfrensi pers usai pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (16/12/2010).

"Dia sangat menyesal karena telah membuat tim terpuruk. Tapi seorang kiper tida dinilai dari satu kesalahan saja," sambung pria asal Inggris.

"Dia akan banyak belajar dari hal itu. Saya percaya di bisa bangkit di laga kedua nanti," tuntasnya.

read more

Photo : Indonesia vs Filipina 1st Leg

0 komentar























Nih, foto-foto dari pertandingan semifinal leg pertama AFF Suzuki Cup 2010....klik untuk memperbesar!
Lihat Juga : Photo : Indonesia vs Filipina 2nd Leg

read more

Indonesia Buka Peluang

0 komentar
Cristian 'El Loco' Gonzales menjadi tokoh protagonis bagi timnas Indonesia saat menghadapi Filipina pada leg pertama semifinal AFF Suzuki Cup 2010, Kamis (16/12/2010) malam. Gol tunggal yang dicetaknya membawa skuad Garuda menang tipis 1-0.

Dengan hasil ini, maka Indonesia hanya membutuhkan hasil imbang saat melakoni leg kedua di SUGBK, Minggu (19/12/2010), untuk bisa melaju ke final, menantang pemenang antara Malaysia dan Vietnam.
Mendapat keuntungan menggelar laga away di Stadion kebanggan Gelora Bung Karno, Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan. Di 10 menit pertama, Indonesia langsung mendapatkan peluang melalui Oktovianus Maniani dan Cristian 'El Loco' Gonzales, tapi sayang belum membuahkan hasil.

Tendangan Okto masih menyamping sementara tendangan El Loco dari jarak dekat usai menerima umpan M. Nasuha yang melakukan overlap, masih mampu digagalkan kiper andalan The Azkals, Neil Etheridge.

Filipina sendiri tetap mampu memberikan perlawanan kendati terus mendapat teror dari pendukung Indonesia yang memadati GBK. Bomber andalan The Azkals, Philip Younghusband memberi ancaman lewat tendangan keras dari luar kotak penalti di menit ke-12. Beruntung, Markus Haris Maulana tampil sigap dan menepis bola yang menyusur deras ke sisi kanan gawangnya.

Indonesia kembali memiliki peluang melaui Okto di menit ke-16, usai menerima wallpass dari El Loco. Namun lagi-lagi winger muda Sriwijaya FC ini gagal mencetak gol, setelah tembakannya melambung di atas mistar Etheridge.

The Azkals tak tinggal diam dan merespon dengan serangan balik cepat. Philip Younghysband kembali menebar teror dengan tendangan keras dari sisi kanan luar kotak penalti Indonesia. Namun lagi-lagi, Markus tampil sigap dalam menyelamatkan gawangnya.

Seisi Stadion Utama Gelora Bung Karno sontak membara saat laga memasuki periode setengah jam. Adalah gol El Loco yang memicu fans bersorak gembira termasuk Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono yang langsung membentangkan syal Indonesia menyambut gol yang membuat Skuad Garuda unggul 1-0.

Gol bermula dari umpan lambung kapten tim Firman Utina yang disambut sundulan El Loco yang berdiri di tiang jauh. Sundulan bomber Persib Bandung ini sempat menyentuh mistar gawang sebelum meluncur ke dalam gawang. Keunggulan 1-0 untuk Indonesia bertahan hingga jeda.

Memasuki paru kedua laga, Indonesia masih tetap memburu gol demi membawa modal berharga menuju leg kedua tiga hari berselang. Namun, Filipina juga tak tinggal diam dan terus mencoba membongkar pertahanan Indonesia. Alhasil, jual beli serangan pun terus dilancarkan kedua tim, meski belum ada yang membuahkan hasil.

Memasuki menit ke-72, Filipina nyaris menyamakan kedudukan melalui Joseph Younghusband, setelah memanfaatkan blunder Markus dalam mengantisipasi bola. Gelandang 24 tahun ini pun langsung melepaskan tendangan salto yang melambung menuju gawang Indonesia yang sudah ditinggalkan Markus yang maju ke depan. Bek muda Zulkifli Syukur menjadi penyelamat Indonesia dengan menyundul bola keluar bola tepat di depan garis gawang.

Di sepuluh menit laga tersisa, Indonesia mulai mengendurkan serangan dan lebih fokus menjaga keunggulan. Meski demikian, Laskar Merah Putih tetap mampu sesekali mengancam gawang Etheridge melalui dua pemain pengganti, Bambang Pamungkas dan super sub, Arif Suyono. Sayang hingga laga usai, tak ada gol tambahan. Indonesia pun harus puas dengan keunggulan 1-0, menuju leg kedua yang akan dimainkan di tempat yang sama, Minggu (19/12/2010).


Susunan Pemain:

Filipina: 1 N. Etheridge, 2 R. Gier, 11 A. Borromeo, 4 A. Del Rosario, 27 R. Jnsson, 7 J. Younghusband, 17 J. de Jong, 18 C.Greatwich, 6 R. Gener, 23 I. Araneta, 10 P. Younghusband

Indonesia: 1 Markus Haris Maulana, 23 Hamka Hamzah, 5 Maman Abdurrahman, 3 Zulkifli Syukur, 22 Muhammad Ridwan, 2 Muhamad Nasuha/Benny Wahyudi (85'), 15 Firman Utina, 10 Oktovianus Maniani/Arif Suyono (60'), 19 Ahmad Bustomi, 17 Irfan Bachdim/20 Bambang Pamungkas (68'), 9 Cristian Gonzales.

read more

Kamis, 16 Desember 2010

Irfan Bachdim Wallpaper..! (-2-)

Kamis, 16 Desember 2010
0 komentar
1024 x 768

1280 x 800
Nih, Wallpaper striker timnas indonesia irfan haarys bachdim....klik untuk memperbesar!
Baca Juga : Irfan Bachdim Wallpaper..!
                  Irfan Bachdim Wallpaper..! (-3-)
                  Irfan Bachdim Wallpaper..! (-4-)
                  Wallpaper!

read more

Update Skor Akhir Filipina vs Indonesia

0 komentar
Hasil Pertandingan Indonesia vs Filipina - Pertandingan semifinal Piala AFF 2010 antara Indonesia vs Filipina berlangsung di stadion Gelora Bung Karno pada hari Kamis 16 Desember 2010. Pertandingan dilaksanakan di Indonesia karena Filipina tidak memiliki stadion yang memenuhi standar Piala AFF.

Indonesia berhasil memenangkan leg pertama semifinal Piala AFF 2010 dengan skor 1-0 lewat gol Christian Gonzales. Penyerang berusia 34 tahun itu mencetak gol sundulan memanfaatkan umpan panjang Firman Utina yang gagal diantisipasi penjaga gawang Filipina.

Pertandingan berlangsung seimbang, meski Indonesia lebih dominan menguasai bola. Indonesia langsung tampil menekan sejak menit pertama lewat Christian Gonzales. Sampai menit 5, sudah dua kali Gonzales terjebak offside.

Baik Indonesia maupun Filipina terlihat bermain lepas tanpa tekanan. Filipina sama sekali tidak terpengaruh dengan 80 ribu pendukung Indonesia yang memadati stadion. Sebagian besar pemain mereka yang merumput di Eropa dan Amerika memberikan pengaruh besar sehingga mereka tidak merasa inferior meski dalam sejarah pertemuan kedua negara, Filipina tidak pernah meraih kemenangan. Malah, pemain-pemain Filipina tampaknya sangat percaya diri menghadapi Indonesia.

Untuk pertama kalinya di Piala AFF 2010, Indonesia bermain dengan sangat rileks. Pola permainan Filipina yang defensif membuat pemain-pemain Indonesia lebih leluasa memainkan bola di lini belakang dan tengah. Indonesia membangun serangan lewat wilayah sayap, sementara Filipina mengandalkan serangan balik yang cepat dengan umpan-umpan akurat.

Kedua tim saling balas menyerang. Filipina menempatkan semua pemainnya di belakang garis tengah saat bertahan dan memanfaatkan serangan balik.

Younghusband bersaudara berkali-kali mengancam gawang Indonesia. Kedua pemain yang merumput di Inggris itu menjadi motor utama serangan Filipina.

Tendangan dari luar kotak penalti dari Phillip Younghusband berkali-kali membuat Markus harus berjibaku menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.

Di menit 33, sebuah umpan panjang dari Firman Utina gagal diantisipasi oleh kiper Filipina yang maju menangkap bola. Christian Gonzales tak menyia-nyiakan kesempatan, menanduk bola ke sudut jauh.

Situasi di babak kedua tidak begitu banyak berubah. Indonesia memperlambat tempo permainan dan pemain Filipina tidak melakukan pressing di lapangan tengah. Beberapa insiden terjadi hingga Okto dan Gonzales mendapatkan kartu kuning.

Masuknya Bambang Pamungkas menggantikan Irfan Bachdim tidak begitu mempengaruhi jalannya permainan. Hingga wasit meniup peluit panjang, kedudukan tidak berubah.

Hasil pertandingan Indonesia vs Filipina di semifinal Piala AFF 2010 leg 1: Indonesia 1 - 0 Filipina.

Selamat untuk Indonesia dan semoga sukses dipertandingan berikutnya. Dengan kemenganan melawan Filipina malam ini setidaknya prestasi Indonesia didunia sepak bola semakin naik daun dan tak mengecewakan suporter Indonesia.

read more

Rabu, 15 Desember 2010

Satu Kaki Malaysia di Final

Rabu, 15 Desember 2010
0 komentar
Malaysia kembali membuat kejutan di ajang AFF Suzuki Cup 2010. Di partai semifinal pertama, Harimau Malaya menaklukan keganasan pemain Vietnam dengan skor 2-0. Safee Sali tampil sebagai pahlawan kemenangan Malaysia.

Di menit-menit awal Malaysia langsung tampil menggrebrak dengan menebar ancaman.Hasilnya di menit ke tujuh peluang dikemas gelandang Safiq bin Rahim. Sayang sepakannya terlalu lemah sehingga mudah dipatahkan kiper Vietnam Duong Hong Song.

Dua menit berselang Duong Hong Song harus berjibaku keluar dari sarangnya mementahkan umpan yang dikirim pemain Malaysia dari sektor kanan pertahanan Vietnam. Tindakan berani ini membuat gawang Golden Star sementara aman, namun membuat kiper Duong Hong Song sempat terkapar karena mengalami benturan.

Menit ke-15 giliran Vietnam mengejutkan sekira 70 ribu suporter Harimau Malaya yang memenuhi Stadion Bukit Jalil. Beruntung tendangan Nguyen Vu Phong belum menemui sasaran.

Malaysia yang nyaris didikte penuh Vietnam di paruh babak pertama sesekali melakukan serangan balik. Safee Sali melakukan tendangan keras pada menit 25, namun aksi pemain bernomor punggung 10 ini belum membuahkan gol lantaran bola masih meluncur di sisi gawang.

Di babak kedua kedua tim tampil lepas, dan saling jual beli serangan. Meski menguasai pertandingan di babak awal, Malaysia menggetarkan jala skuad Golden Star melalui aksi Safe Sali, namun gol dianulir wasit karena menganggap terlebih dulu terjadi pelanggaran.

Perlahan tapi pasti Malaysia semakin percaya diri da tanpa beban. Berulang kali aksi pemain sayap anak asuh Rajagopal ini merepotkan barisan pertahanan Vietnam.

Hasilnya di menit 59 gol yang ditunggu-tunggu publik negeri jiran ini hadir. Berawal dari tendangan bebas dari tengah lapangan, Safee Sali sukses melakukan tandukan hingga bola meluncur kearah gawang. Kiper Bui Tan Truong gagal menangkap dengan sempurna bola pun meluncur ke dalam jala.

Tertinggal 1-0, organisasi serangan Vietnam justru berantakan. Umpan dari kaki ke kaki yan diperagakan Le Cong Vinh dkk sering kandas di barisan pertahanan Malaysia.

Gagal menyamakan kedudukan, Vietnam justru kembali menuai Petaka. Melalui serangan balik di menit 79, Safee Sali kembali memaksa Truong memungut bola yang bersandar di jalanya. Gol Safee terjadi setelah dia memanfaatkan bola muntah Truong saat menepis tendangan keras pemain Malaysia dari luar kotak penalti.

Hingga pluit akhir dibunyikan, kedudukan 2-0 tidak berubah. Hasil ini sedikit di luar dugaan karena banyak yang menilai Vietnam lebih diunggulkan dalam laga ini. Untuk meloloskan diri ke partai final, Malaysia tinggal memetik hasil imbang atau minimal kalah satu gol dari Vietnam saat berlaga di leg kedua di kandang Vietnam.

read more

Tempel Garuda di Kaus Timnas, PSSI Digugat

0 komentar
Pengacara publik David Tobing secara resmi mendaftarkan gugatan pemakaian lambang negara Garuda di kaus tim nasional Indonesia ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (14/12).

Ia beralasan gugatan ini karena penggunaan lambang negara Garuda di sisi kiri kaos tim nasional melanggar Undang Undang Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan khususnya pasal 57 huruf d, pasal 51 dan pasal 52.

"Hari ini saya sebagai warga negara, mengajukan gugatan kepada PSSI, Nike, Mendiknas, Menpora dan Presiden sehubungan dengan dicantumkannya lambang negara Garuda di kostum tim nasional Indonesia sebelah kiri itu jelas-jelas melanggar undang-undang,"kata David di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (14/12/2010).

Dalam undang-undang itu disebutkan siapapun yang mencantumkan maka dapat dikenakan hukuman satu tahun dan denda Rp100 juta.Gugatan ini dilakukan karena dirinya ingin menegakan hukum dalam undang-undang tersebut.

"Mungkin orang bilang timingnya tidak tepat, tapi untuk penegakan hukum kapanpun harus dilakukan. Saya siap menerima cercaan dari seluruh penggemar Indonesia," tegasnya.

"Tolong jangan curigai saya, tidak ada yang sponsori saya tapi semata-mata demi penegakan hukum," tambahnya.

Untuk itu, ia mengingatkan agar kaus tim nasional berlambang Garuda tidak dipakai lagi dalam semifinal Piala AFF 2010. "Jadi tuntutan saya adalah untuk menjunjung tinggi lambang negara dalam waktu dua hari ini sebelum semifinal kaus tersebut harus diganti, supaya lambang negara kita dijunjung tinggi, itu melanggar undang-undang," terangnya.

Di sisi lain, ia juga meminta Nike untuk segera menarik kaos tim nasional Indonesia yang berlogo Garuda tersebut di pasaran. "Saya nggak nuntut immaterial,"sebutnya.

Meski tim nasional Indonesia selalu menggunakan logo Garuda di kausnya sejak tahun 1950an, maka Undang Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

"Apa yang terjadi sebelumnya, harus disesuaikan dengan undang-undang ini,"kilahnya.

Menurutnya jika pun tim nasional Indonesia ingin memakai logo Garuda di kausnya maka presiden harus turun tangan."Presiden bisa keluarkan Keppres, atau uji materi dari undang-undang ini," ujarnya.

read more

EcuRed, Wikipedia Rasa Kuba

0 komentar
Kuba memulai layanan online pertamanya dengan meluncurkan situs ensiklopedi yang mirip dengan Wikipedia. Tujuannya adalah menghadirkan sejarah yang sebenarnya ke dunia.

Situs ensiklopedi Kuba itu bernama EcuRed (Enciclopedia Cubana) dan akan resmi diluncurkan secepatnya. EcuRed telah siap dihadirkan dengan dilengkapi sekira 19.345 masukan artikel. Sayangnya, tidak seperti Wikipedia, meski artikel EcuRed dibuat oleh para pembaca namun untuk mempublikasikan artikel tersebut masih harus mendapatkan persetujuan dari admin langsung.

"Situs ini dikembangkan untuk menciptakan dan menyebar semua informasi untuk siapa saja, baik pengunjung situs dari Kuba maupun dunia," tulis sang admin dalam situs tersebut, seperti dikutip melalui Telegraph, Rabu (15/12/2010).

Kebanyakan artikel EcuRed berisi tentang hubungan antara Kuba dan AS, serta beberapa negara lain. Selain itu juga banyak artikel mengenai biografi mantan-mantan pemimpin Kuba, termasuk Fidel Castro dan pemimpin sekarang, saudara kandung Fidel, Raul Castro.

Sayangnya EcuRed belum menampilkan artikel mengenai perkembangan reformasi ekonomi di negara tersebut, baik saat kepemimpinan Fidel maupun saat Raul Castro berkuasa.

Menurut data pemerintah Kuba, awal tahun ini terdapat sekira 1,6 juta warga Kuba, dari total 11,2 juta populasi, memiliki akses ke internet.

read more

Selasa, 14 Desember 2010

"Kiper Filipina Lebih Hebat dari Markus"

Selasa, 14 Desember 2010
0 komentar
Johnny Romualdez belum juga puas melancarkan perang urat syaraf jelang duel Filipina kontra Indonesia di babak semifinal AFF Suzuki Cup 2010. Setelah sebelumnya menyebut skuad The Azkals siap mematikan bomber Indonesia Cristian 'El Loco' Gonzales, kini giliran kiper Indonesia yang jadi sasaran utama.

Kendati tak lagi aktif di Federasi Sepak Bola Filipina (PFF), namun Romualdez masih tetap aktif memberikan dukungannya, salah satu caranya dengan menginformasikan peta kekuatan Indonesia. Setelah di beberapa kesempatan ia menyoroti kinerja lini depan dan lini tengah skuad Garuda, kali ini giliran kinerja kiper Markus Haris Maulana yang dikulitinya.

Dalam komentarnya, Romualdez memang tak menyangkal bila Markus merupakan salah satu kiper yang tampil apik sepanjang babak penyisihan Grup A dengan hanya kebobolan dua gol. Namun, dia menilai Markus memiliki kelemahan karena sering mengambil keputusan yang salah.

Lebih lanjut dia membandingkan kinerja kiper andalan Persib Bandung itu dengan kiper andalan Filipina yang notabene berstatus naturalisasi, Neil Etheridge. Menurutnya, kiper yang merumput bersama klub Premier League, Fulham ini memiliki kapasitas yang lebih baik dari Markus dan pentas dinobatkan sebagai kiper terbaik pada perhelatan akbar dua tahunan ini.

Wajar bila Johnny menunjuk Neil sebagai kiper yang pantas dinobatkan sebagai kiper terbaik. Selain karena faktor nasionalis (sama-sama membela Filipina), sepanjang babak penyisihan grup, kiper muda 20 tahun ini baru kebobolan satu gol.

"Memang, Indonesia memiliki kiper yang berpostur ideal (tinggi), hampir enam kaki. Akan tetapi, penampilannya tidak secemerlang kiper kami. Neil Etheridge mungkin merupakan kiper terbaik di turnamen kali ini," tutur Romualdez sebagaimana dikutip abs-cbnnews, Selasa (14/12/2010).

"Saat dia menendang bola, itu terlihat sepertinya dia hanya mengoper bola kepada para pemain (Filipina) di lapangan. Selain akurat, tendangannya selalu mampu menjangkau hingga ke dekat kotak penalti," lanjut mantan presiden PFF.

read more

Minggu, 12 Desember 2010

Head to Head: Indonesia vs Filipina

Minggu, 12 Desember 2010
0 komentar
Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan Filipina di semifinal Piala AFF 2010. Masihkah Filipina menjadi lumbung gol Merah Putih? Simak dulu catatan berikut.


Dalam sejarah pertemuan kedua tim, Indonesia sangat superior tiap berhadapan Filipina, salah satu tim terlemah di Asia Tenggara dalam beberapa dekade terakhir, namun tahun ini mulai menggeliat bermodal pemain-pemain naturalisasi.

Kedua negara sudah bertemu sejak era 50-an, dalam 17 pertandingan, Indonesia menang 16 kali dan hanya sekali seri!

Total, Indonesia sudah mencetak 80 gol ke gawang Filipina dalam 17 laga atau rata-rata 4,70 gol per pertandingan. Bandingkan dengan Filipina yang hanya mencetak 8 gol selama setengah abad ini.

Catat juga, pertemuan terakhir kedua tim di tahun 2002, Sugiantoro dkk pesta gol dengan skor telak 13-1. Bambang Pamungkas mencetak empat gol.

Head to Head Indonesia vs Filipina
Piala Tiger 2002 13-1
Piala Tiger 2000 3-0
Piala Tiger 1998 3-0
SEA Games 1997 2-0
SEA Games 1993 3-1
SEA Games 1991 2-1
SEA Games 1989 5-1
Piala Asia 1984 (kualifikasi) 1-0
SEA Games 1981 2-0
Olimpiade 1980 (kualifikasi) 4-0
SEA Games 1977 1-1
Piala Presiden 1972 12-0
Piala Merdeka 1971 3-1
Piala Asia 1967 (kualifikasi) 6-0
Piala Merdeka 1962 9-0
Asian Games 1962 6-0
Asian Games 1958 5-2



read more

Jadwal Semifinal Piala AFF 2010

0 komentar
Leg Pertama

15 Desember – Malaysia v Vietnam
16 Desember – Filipina v Indonesia


Leg Kedua

18 Desember – Vietnam v Malaysia
19 Desember – Indonesia v Filipina



read more

Klasemen Akhir Piala AFF 2010

0 komentar
Grup A

1 Indonesia 3  3  0  0  13-2  9
2 Malaysia  3  1  1  1  6-6    4
3 Thailand   3  0  2  1  3-4    2
4 Laos        3  0  1  2  3-13  1


Grup B

1 Vietnam    3  2  0  1  8-3  6
2 Filipina      3  1  2  0  3-1  5
3 Singapura  3  1  1  1  3-3  4
4 Myanmar  3  0  1  2  2-9  1


read more

Indonesia Hadapi Tim Kejutan Filipina

0 komentar
Timnas Merah Putih akan menghadapi Filipina di semifinal Piala AFF 2010 setelah pada Rabu (8/12) Filipina bermain imbang tanpa gol dengan Myanmar.


Pada pertandingan lainnya Grup B, Vietnam mengalahkan Singapura 1-0 sekaligus memastikan posisi juara grup untuk menghadapi Malaysia di semifinal.

Leg pertama semifinal digelar 15 dan 16 Desember. Sedangkan leg kedua dilaksanakan pada 18 dan 19.

Khusus untuk Filipina, karena tidak memiliki stadion berstandar AFC, mereka berhak memilih venue tuan rumah di luar Filipina atau bahkan memilih Indonesia.

read more

Jumat, 10 Desember 2010

Winklevoss Bersaudara Kembali Gugat Zuckerberg

Jumat, 10 Desember 2010
0 komentar
Tyler dan Cameron Winklevoss kembali melakukan gugatan kepada pendiri Facebook Mark Zuckerberg. Saudara kembar tersebut menilai uang kompensasi sebesar USD65 juta yang mereka terima dari Zuckerberg masih sangat kecil jika dibandingkan dengan nilai perusahaan Facebook.

Nama Winklevoss bersaudara kembali dikenal publik setelah kemunculan film 'The Social Network' karya David Fincher. Dalam sejarah perjalanan Facebook, dikisahkan bahwa Zuckerberg dianggap mencuri 'ide' Winklevoss tentang Facebook.

Dailymail, Kamis (8/12/2010), melansir Winklevoss memang telah menerima kompensasi senilai USD65 juta pada tahun 2008. Dan kini mereka kembali menuntut Zuckerberg dengan kasus lain.

Mereka kini menggugat Zuckerberg yang dianggapnya telah menipu mereka soal nilai perusahaan. Digugatana yang kedua kalinya ini mereka menuntut sejumlah uang tambahan yang belum disebutkan jumlahnya.

Facebook sendiri telah menolak klaim mereka tersebut dalam makalah jawaban pembelaannya. Gugatan 'Winklevii' ini tentunya kembali mencoba untuk menggoyang Facebook yang kini menjadi raksasa internet papan atas.

read more